detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 12 Des 2020 18:20 WIB

Ambisi Quartararo: Jadi Juara Dunia Saat Marquez Ikut Balapan

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Motorcycling - MotoGP - San Marino Grand Prix - Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano Adriatico, Italy - September 15, 2019  Petronas Yamaha SRTs Fabio Quartararo and Repsol Hondas Marc Marquez in action during the race  REUTERS/Rafael Marrodan/Photocall3000 Fabio Quartararo ingin merebut titel juara dunia dengan mengalahkan Marc Marquez. (Foto: Rafael Marrodan/Reuters)
Jakarta -

Fabio Quartararo tak kecewa usai gagal memaksimalkan ketiadaan Marc Marquez untuk merebut juara dunia. Quartararo justru ingin juara dengan mengalahkan Marquez.

Marquez terpaksa melewatkan sisa balapan MotoGP 2020 setelah mengalami cedera lengan parah di balapan pertama. Tanpa pebalap Repsol Honda itu, kejuaran menjadi sulit diprediksi. Tercatat ada sembilan pebalap berbeda yang tampil sebagai pemenang di 14 seri.

Quartraro menjadi salah satu pebalap yang mengoleksi kemenangan terbanyak (3) lewat suksesnya di Spanyol, Andalusia, dan Catalunya. Namun, setelah juara di Montmelo, rider performa Petronas SRT itu menurun drastis.

Hanya 19 poin yang mampu dikumpulkan Fabio Quartararo dalam enam balapan terakhir. Alhasil, Quartararo harus puas menyudahi musim di urutan kedelapan klasemen akhir dengan perolehan 127 poin, terpaut 44 poin dari rider Suzuki Joan Mir yang tampil sebagai juara dunia.

Quartararo merasa Yamaha memang tidak cukup bagus untuk juara pada musim ini. Namun, lebih dari itu Quartararo mengakui ingin merebut gelar juara dunia saat Marquez ikut balapan.

"Sekalipun kalau mereka mengatakan bahwa musim ini kami harus juara, kurasa tidak," Quartararo mengatakan kepada L'Equipe yang dikutip Corsedimoto. "Terutama karena aku tidak ingin bilang bahwa aku memenangi kejuaraan dunia tanpa Marquez."

"Sudah jelas seandainya aku merebut titel juara, aku akan bisa. Tapi akan menyenangkan apabila dia dengan Marquez ada di lintasan. Bagiku sangat penting, dia bisa comeback. Marquez mengajariku banyak hal."

"Ketika dia di sana Anda merasakan bahwa kejuaraan dunia ada di dimensi yang berbeda. Aku ingin memenangi titel juara ketika Marc Marquez balapan juga, di sebuah musim yang normal," cetus Quartararo.



Simak Video "Balada Quartararo: Manis-manis Dahulu, Pahit Kemudian"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com