detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 22 Jan 2021 21:40 WIB

Satu Kekecewaan Andrea Dovizioso di MotoGP

Bayu Baskoro - detikSport
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 10: Andrea Dovizioso of Italy and Ducati Team  looks on during the press conference pre-event during the MotoGP Of San Marino - Previews at Misano World Circuit on September 10, 2020 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Andrea Dovizioso ungkap satu kekecewaannya selama balapan MotoGP. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Andrea Dovizioso memutuskan rehat dari dunia MotoGP. Rider Italia tersebut membeberkan satu kekecewaannya selama berkarier di dunia balap. Apa itu?

Dovizioso tidak memperpanjang kontraknya bersama Ducati pada akhir musim MotoGP 2020. Pria 34 tahun itu memilih beristirahat dan tidak ikut bertarung pada kompetisi tahun 2021.

Keputusannya tersebut sekaligus mengakhiri kerja sama Dovizioso dengan Ducati yang sudah terjalin sejak 2013. Selama tujuh tahun menjadi rider tim asal Italia itu, Dovi mencatatkan tiga kali runner-up MotoGP secara beruntun pada 2017, 2018 dan 2019.

Andrea Dovizioso tidak menyesali keputusannya untuk rehat sejenak dari hingar bingar balapan MotoGP. Melansir Speedweek, dia tetap puas dengan kariernya selama ini, meskipun tanpa adanya titel juara dunia.

Kendati demikian, ada satu hal yang membuat Dovizioso kecewa dalam karier balapannya. Kekecewaan tersebut dialami Dovi pada 2013, ketika dirinya gagal promosi dari tim satelit Yamaha Tech3 ke tim pabrikan Yamaha.

Kala itu, Dovizioso gagal menembus tim pabrikan Yamaha lantaran Valentino Rossi kembali ke sana usai gagal total di Ducati. Dovi kemudian memutuskan menandatangani kontrak bersama Ducati sebagai pengganti The Doctor.

"Satu-satunya momen yang sangat saya kecewakan adalah di Yamaha, lantaran berbagai keadaan. Waktu itu saya menjalani musim bagus bersama motor yang tanpa pengembangan; Saya pebalap terbaik kedua Yamaha setelah Jorge Lorenzo," kata Dovizioso, dilansir dari Speedweek.

KUALA LUMPUR, MALAYSIA - JANUARY 31:  Andrea Dovizioso of Italy and Yamaha Tech 3 looks on the bike in box during the first day of MotoGP testing at Sepang Circuit on January 31, 2012 in Kuala Lumpur, Malaysia.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Andrea Dovizioso saat masih di tim Yamaha Tech3 tahun 2012. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)

"Secara alamiah, saya seharusnya bisa naik ke tim pabrikan. Namun, Valentino memutuskan untuk kembali dan Yamaha langsung menerimanya," dia menambahkan.

"Saya kecewa banget karena saya tak diberi kesempatan, tapi apa yang saya raih selanjutnya bersama Ducati membuat saya bangga. Saya bekerja keras dan saya bahagia dengan diri saya sendiri,".

"Saya bangga karena saya bisa bersaing bersama Ducati. Saya membuktikan diri kalau saya punya kemampuan," demikian kata Andrea Dovizioso.

(bay/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com