detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 30 Jan 2021 10:19 WIB

Lorenzo: Yamaha Ganti Rossi dengan Quartararo itu Keputusan Logis

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Petronas Yamaha SRTs French rider Fabio Quartararo (L) is congratulated by Monster Energy Yamahas Italian rider Valentino Rossi after winning the MotoGP race during the Andalucia Grand Prix at the Jerez race track in Jerez de la Frontera on July 26, 2020. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP) Jorge Lorenzo meyakini Yamaha sudah tepat mengganti Valentino Rossi dengan Fabio Quartararo. (Foto: AFP/JAVIER SORIANO)
Jakarta -

Eks pebalap top Jorge Lorenzo tidak menyangka Valentino Rossi akan pindah ke Petronas SRT. Namun, Lorenzo memahami keputusan Yamaha menggantikan Rossi dengan Fabio Quartararo.

Rossi meninggalkan Yamaha setelah 15 musim bekerja sama dalam dua periode. Pebalap ikonik MotoGP itu selanjutnya akan membela tim satelit Yamaha, Petronas SRT, pada 2021 berduet dengan Franco Morbidelli.

Sementara itu, Quartararo dipromosikan ke tim pabrikan Yamaha setelah debut musim yang sensasional pada 2019. Sekalipun pebalap Prancis itu gagal melajutkan suksesnya di musim lalu usai hanya finis kedelapan di klasemen akhir.

Di Petronas SRT, Valentino Rossi tetap menjadi pebalap yang didukung pabrikan Yamaha. Namun, ini juga berarti bahwa rider berusia 41 tahun itu kembali ke sebuah tim satelit untuk pertama kalinya sejak menjuarai kelas premier pada 2001 bersama Nastro Azzurro Honda.

Juara dunia MotoGP tiga kali bersama Yamaha, Jorge Lorenzo, percaya Rossi akan bisa kompetitif lagi bersama tim barunya. Sedangkan Yamaha sudah tepat dengan menggaet Quartararo.

"Aku terkejut dengan keputusan Yamaha yang menempatkan Rossi di sebuah tim seperti Petronas, aku tidak pernah membayangkannya sebelumnya," ucap Lorenzo kepada Sky Italia, yang dikutip Motorsport. "Tapi sekaligus aku merasa bahwa bagi dia, tidak banyak perubahan, dia akan melakukannya dengan baik."

"Kita sudah melihat hasil-hasil bagus yang dicapai Quartararo dan [Franco] Morbidelli, motornya kompetitif dan Yamaha pada akhirnya mesti melakukannya seperti yang lain: melihat ke masa depan."

"Ketika aku mulai dengan mereka pada 2008, mereka mesti menemukan sebuah rencana B, kalau-kalau Valentino pergi dan mereka memilih seorang rider muda seperti aku. Masa depan datang untuk yang paling muda, memilih Quartararo itu sesuatu yang logis," Lorenzo menambahkan.

(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com