detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 13 Apr 2021 09:45 WIB

Dear Marc Marquez, Jangan Lupakan Pesan Fisioterapismu Ini

Bayu Baskoro - detikSport
Repsol Honda Teams Spanish rider Marc Marquez makes the victory sign on the sidelines of the Andalucia Grand Prix at the Jerez race track in Jerez de la Frontera on July 26, 2020. - Marquez will not start the Andalucia MotoGP in Jerez after dropping out of qualifying four days after an operation on a broken arm. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP) Marc Marquez mendapat pesan menyentuh dari fisioterapis pribadinya. (Foto: AFP/JAVIER SORIANO)
Jakarta -

Marc Marquez telah mendapatkan izin untuk comeback di balapan MotoGP. The Baby Alien mendapat pesan menyentuh fisioterapis pribadinya. Apa pesannya?

Tim Repsol Honda mengumumkan Marquez bisa kembali bertarung di lintasan pada Sabtu (10/4/2021). Rider Spanyol itu dinilai telah pulih dari cederanya dan bisa balapan lagi di seri MotoGP Portugal 2021.

Kabar tersebut sekaligus mengakhiri penantian Marquez yang absen lama akibat cedera patah tulang kanan. Juara dunia delapan kali itu menjalani perawatan selama sembilan bulan, termasuk menjalani operasi sebanyak tiga kali.

Kembalinya Marc Marquez dalam gelaran MotoGP disambut antusias berbagai pihak. Tidak sedikit bahkan yang menjagokan dia untuk melesat lagi di lintasan dan meraih podium di Portugal.

Di tengah antusiasme tersebut, Marquez tetap diingatkan untuk berhati-hati agar tak mengulangi kesalahannya sebelumnya. Pesan itu disampaikan fisioterapis pribadi Marquez, Carlos Garcia.

Garcia menyebut Marquez untuk tidak perlu buru-buru menjawab ekspektasi orang-orang kepadanya. Menurutnya The Baby Alien sudah hebat sejak lama, hingga mampu bangkit dari keterpurukan.

[Gambas:Instagram]

"Kamu tak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun, kamu adalah Marc. Kami yang berada di sisimu pada saat sulit ini tahu jika kamu adalah sosok hebat, bahkan sebelum menjadi atlet," kata Garcia di akun Instagram @fisiocarlosjgarcia.

"Kami memberikan semua yang kami miliki, sembilan bulan ini adalah waktu terlama dalam hidup kami. Kami menyerahkannya untuk satu tujuan. Kami akhirnya mencapai itu dan semua yang kami kerjakan terbayar," dia menambahkan.

"Beberapa bulan terakhir ini sangat sulit, tapi kami selalu berusaha melihat cahaya di ujung terowongan. Jika saya telah belajar sesuatu selama bulan-bulan ini, yakni seorang atlet harus memiliki bakat agar bisa sukses - tapi bukan hanya bakat. Kamu harus bekerja,".

"Kamu harus melakukan apa yang harus kamu lakukan: Kamu harus bangun pagi, tepat waktu dan konstan; Kamu harus tahu bagaimana memulihkan diri, makan dengan sehat, berolahraga, menderita... semua ini dengan ketidakpastian berapa lama waktu yang dibutuhkan dan terlepas dari mimpimu mulai memudar. Semuanya dengan keraguan kapan kamu bisa balapan lagi,".

"Seperti cahaya di ujung terowongan yang kita bayangkan hari demi hari akhirnya menerangi kita. Marc Marquez mungkin memenangkan gelar dunia, tapi Marc tetaplah Marc," demikian kata Carlos Garcia.



Simak Video "Aksi Sandiaga Uno Jajal Mini Triatlon di Mandalika"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com