Rossi Ingin Kisah Hidupnya Dibuat seperti 'The Last Dance'

Bayu Baskoro - Sport
Sabtu, 24 Apr 2021 06:46 WIB
Petronas Yamaha SRTs Italian rider Valentino Rossi drives during the warm up ahead of the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 4, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)
Valentino Rossi ingin kisah hidupnya dibuatkan serial dokumenter. (Foto: AFP/KARIM JAAFAR)
Jakarta -

Valentino Rossi memiliki impian apabila dirinya pensiun dari dunia MotoGP. The Doctor ingin kisah hidupnya dibuat serial dokumenter seperti 'The Last Dance'.

Rossi masih terus menggeber motornya di lintasan pada usia 42 tahun. Rider Italia ini bersaing di ajang MotoGP 2021 dengan seragam tim Petronas Yamaha.

Musim ini juga menandai tahun ke-25 Rossi berkarier di dunia MotoGP sejak debutnya pada 1996. Sepanjang kariernya, VR46 sudah sembilan kali juara dunia di tiga kelas berbeda, serta merebut 199 podium di kelas utama.

Valentino Rossi pun belum terpikirkan buat gantung helm dalam waktu dekat. Abang tiri dari rider Luca Marini ini mengaku masih ingin terus balapan, selagi masih punya kemampuan untuk bersaing di lintasan.

Kendati demikian, Rossi memiliki angan-angan tersendiri apabila dirinya memutuskan pensiun dari MotoGP. Dia menilai kisah hidupnya bisa dijadikan buku, hingga dapat diceritakan dalam bentuk serial dokumenter seperti 'The Last Dance'.

Seperti diketahui, 'The Last Dance' merupakan serial dokumenter yang yang ditayangkan oleh Netflix pada April 2020. Serial tersebut menceritakan kisah kejayaan pebasket Michael Jordan bersama tim Chicago Bulls.

"Saya akan senang sekali dan akan melakukan seperti itu, karena kisah saya ini sangat bagus dan bakal banyak banget yang bisa diceritakan," kata Rossi kepada La Gazzetta dello Sport.

"Secara pribadi, kami belum melihat bayangannya seperti apa ketika saya pensiun. Saya ingin membuat buku dan, di atas segalanya, serial seperti 'The Last Dance'. Bagi saya, itu bakal keren banget," dia menambahkan.

"Saya adalah rider MotoGP modern pertama. Saya yang pertama kali melakukan banyak hal, yang mana menjadi pembelajaran buat para rider hari ini. Saya memulai karier di usia muda, tapi di umur 20 tahun saya sudah di kelas 500cc dan langkah saya kemudian diikuti orang-orang," demikian kata Valentino Rossi.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/raw)