detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 28 Apr 2021 21:00 WIB

Jika Valentino Rossi Pensiun, Bagaimana MotoGP Tanpa Dirinya?

Kris Fathoni W - detikSport
DOHA, QATAR - MARCH 27: Valentino Rossi of Italy and Petronas Yamaha SRT celebrates the Indipendent team Pole position  at the end of the qualifying practice during the MotoGP of Qatar - Qualifying at Losail Circuit on March 27, 2021 in Doha, Qatar. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Jika Valentino Rossi Pensiun, Bagaimana MotoGP Tanpa Dirinya? Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Ada dugaan bulan depan Valentino Rossi akan mengumumkan pensiun. Jika terbukti, menurut detikers akan jadi seperti apa MotoGP tanpa dirinya?

Dugaan itu sebelumnya dilontarkan oleh sosok yang tak asing dengan dunia balap motor, Carlo Pernat. Sosok yang juga kolumnis dan manajer rider itu memprediksi Rossi akan bikin pengumuman saat balapan di Mugello dalam seri MotoGP Italia.

"Aku sudah pernah menyatakan pemikiranku: waktunya (Rossi pensiun) sudah tiba," kata Pernat dalam wawancara dengan Mowmag yang dilansir Paddock-GP.com, mengenai masa depan dari Valentino Rossi di MotoGP.

"Aku mengatakan ini dengan afeksi besar dan rasa syukur yang sama besarnya, bahwa diriku dan orang-orang yang berkecimpung di dunia balap pada saat ini memiliki sebuah utang besar terhadap dirinya."

"Setelah Jerez dan LeMans, kita akan tiba di Mugello. Di sana, di depan pendukungnya, sesuatu akan terjadi walaupun itu semata pendapat diriku pribadi. Di sanalah Valentino Rossi akan pensiun," tuturnya.

18 Aug 1996:  Valentino Rossi of Italy leans into a corner on his Aprilia during the Czech Republic Grand Prix at the Brno circuit in the Czech Republic.  Mandatory Credit: Mark  Thompson/AllsportAksi Valentino Rossi pada Agustus 1996 di Brno, Ceko. Foto: Mark Thompson

Dengan usia dan performa Valentino Rossi di MotoGP saat ini, opsi pensiun memang terbilang realistis. Umur the Doctor sudah 42 tahun. Ia pun kesulitan menampilkan performa terbaik dari tiga seri awal MotoGP 2021.

Dalam karier panjangnya di ajang balap motor grand prix, sejak debut di kelas 125cc pada tahun 1996, Rossi sudah mengoleksi sembilan gelar juara dunia pada tiga kelas berbeda. Rinciannya, masing-masing satu di 125cc dan 250cc dan tujuh di kelas utama.

Pada masa jayanya, setumpuk rekor pun telah Valentino Rossi torehkan. Bahkan saat kariernya kini terus dipenuhi spekulasi, Rossi masih mengejar podium ke-200 di kelas utama (usai meraih 23 podium 500cc dan 176 di MotoGP).

Namun, seperti yang dikatakan Pernat, Rossi kini bukan cuma harus bertarung dengan para rival atau menaklukkan tunggangan, tapi juga menghadapi satu 'musuh' alamiah manusia: usia.

Entah apakah prediksi Pernat akan terbukti, mengenai Rossi mengumumkan gantung helm dalam gelaran MotoGP Italia. Yang pasti, seperti juga Pernat katakan, VR46 sudah sedemikian berkontribusi pada lintasan grand prix. Jika pun ia nantinya pensiun, ada sejumlah rider muda jebolan akademi Rossi yang akan menjadi 'pewaris'.

Jika benar Valentino Rossi mengumumkan pensiun bulan depan, menurut detikers apakah MotoGP tetap sama serunya atau bakal ada rasa yang berbeda?

Simak video 'Sudah 3 Seri MotoGP, Valentino Rossi Masih Belum Bertaji':

[Gambas:Video 20detik]



(krs/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com