Vinales Jawab Rumor Pindah ke Aprilia di 2022

Okdwitya Karina Sari - Sport
Senin, 28 Jun 2021 05:30 WIB
Assen -

Maverick Vinales menepis rumor yang menyebut, dia akan menyeberang ke Aprilia di musim depan. Menyusul performa buruk Vinales bersama Monster Energy Yamaha.

Pebalap Spanyol itu terikat kontrak dengan Yamaha sampai akhir musim 2022. Akan tetapi, Vinales justru memperoleh hasil-hasil yang di bawah ekspektasinya, bahkan cukup drastis dibandingkan dengan rekan setimnya Fabio Quartararo, yang sudah menang empat kali dan kini memuncaki klasemen.

Di MotoGP 2021, Vinales baru sekali menang (di seri pertama Qatar). Setelahnya Vinales mentok finis kelima dua kali dalam tujuh balapan berikutnya bahkan terpuruk di Sachsenring dengan finis terakhir di urutan ke-19 usai start dari posisi 21.

Setelah balapan di Jerman, Maverick Vinales tidak segan mendamprat Yamaha. Hubungan Vinales dengan pabrikan Jepang itu tidak terbantu dengan keputusan Yamaha mengganti kepala kru Esteban Garcia dengan mantan kepala kru Valentino Rossi, Silvano Galbusera sejak seri Catalunya.

Namun demikian, Vinales tampil nyaris sempurna di sepanjang akhir pekan ini. Vinales menguasai latihan bebas MotoGP Belanda dan kualifikasi lalu menyudahi balapan sebagai runner-up di belakang Quartararo dengan selisih 2,7 detik.

Lantas dengan hasil di MotoGP Belanda akan mengubah pikiran Vinales untuk meninggalkan Yamaha? Vinales membantah rumor Aprilia. Meskipun, dia mengakui bahwa hengkang adalah sebuah kemungkinan.

"Aku membaca cuitannya pada Sabtu malam dan rumor tentang Aprilia sepenuhnya salah," kata Vinales di GPOne. "Faktanya, tidak ada yang benar pada apa yang sudah ditulis. Tapi masalahnya adalah, di situasiku sekarang di Yamaha, sulit untuk mengeluarkan potensi sejatiku, yang mana kencang di putaran demi putaran, untuk bersaing demi kemenangan."

"Di situasiku sekarang ada banyak masalah, dan konsekuensinya aku tidak bisa memastikan bahwa aku akan tetap di Yamaha," sambung dia.

"Pergi seperti Zarco pada dua tahun lalu? Lebih dari mengikuti pebalap lain, aku mencoba mengikuti diriku dan perasaanku. Faktanya, aku ingin berada dalam situasi di mana aku bisa mengeluarkan seluruh potensiku, mencoba agar kencang di setiap putaran dan bertarung untuk kemenangan," simpul Vinales.

Jika Maverick Vinales betul-betul meninggalkan Yamaha di akhir musim ini, maka tim yang berbasis di Iwata itu kemungkinan akan mempromosikan Franco Morbidelli. Itu berarti Petronas Yamaha SRT mesti mencari dua pebalap baru sekaligus untuk musim depan karena Valentino Rossi diyakini akan pensiun.

(rin/yna)