Lorenzo: Quartararo Bikin Vinales Kurang Pede

Okdwitya Karina Sari - Sport
Sabtu, 17 Jul 2021 05:01 WIB
Monster Energy Yamaha MotoGPs French rider Fabio Quartararo (R) and Monster Energy Yamaha MotoGPs Spanish rider Maverick Vinales drive during the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 4, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)
Lorenzo: Quartararo Bikin Vinales Kurang Pede. (Foto: AFP/KARIM JAAFAR)
Jakarta -

Jorge Lorenzo yakin keputusan Maverick Vinales meninggalkan Yamaha dipengaruhi oleh Fabio Quartararo. Vinales kurang percaya diri karena performa Quartararo.

Kerja sama Vinales dengan Yamaha dipastikan akan selesai pada akhir musim 2021, setahun lebih cepat dari kontrak yang sudah disepakati. Alasannya, Vinales merasa tidak mampu mengeluarkan potensi penuhnya bersama pabrikan Jepang itu.

Di sembilan balapan pertama MotoGP 2021, Vinales baru sekali menang dan sekali finis runner-up. Sisanya, Vinales kurang konsisten bahkan pernah finis di posisi paling belakang (19) pada balapan di Sachsenring, Jerman.

Alhasil, Maverick Vinales hanya menempati peringkat keenam klasemen dengan perolehan 95 poin tertinggal 61 poin dari Quartararo di puncak. Padahal Quartararo sedang menjalani musim perdananya di Yamaha usai menghabiskan dua musim sebelumnya di tim satelit Petronas SRT.

Namun, Quartararo menghasilkan performa ciamik usai mengantongi empat kemenangan dan dua kali naik podium ketiga. Pebalap Prancis itu tak pelak menjadi kandidat juara terkuat di akhir musim, yang berpotensi memberikan gelar pertama Yamaha sejak diraih Lorenzo pada 2015.

"Maverick sudah memberikan segalanya untuk juara dengan Yamaha, tapi untuk sebuah alasan atau yang lain dia tidak sukses," ucap Lorenzo kepada GPOne. "Sudah pasti memiliki seorang rekan setim seperti Quartararo, yang rata-rata di depan dia, tidak mudah ditangan dari sudut pandang psikologis, dan kupikir hal itu sangat membebani dia."

"Dia sudah tentu berpikir bahwa dia itu seorang pebalap yang mampu merebut gelar juara dunia dan sudah mencoba banyak cara selama bertahun-tahun dengan Yamaha," lanjut juara dunia MotoGP tiga kali itu.

"Dia gagal untuk suatu alasan dan sekarang dia ingin mencoba sebuah cara yang lain dan sudah benar begitu. Aku pun pernah melakukannya dulu, dan aku mengharapkan yang terbaik untuk dia," pungkas Lorenzo menyoal keputusan Vinales meninggalkan Yamaha.



Simak Video "Marc Marquez di MotoGP Belanda: Start Ke-20, Finis Ketujuh"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/pur)