Pedrosa Turun Gunung di MotoGP Styria, KTM Merasa Terhormat

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Kamis, 05 Agu 2021 20:30 WIB
BARCELONA, SPAIN - JUNE 17: Dani Pedrosa of Spain and Red Bull KTM Factory Racing heads down a straight during the MotoGp Tests at Circuit de Barcelona-Catalunya on June 17, 2019 in Barcelona, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Dani Pedrosa turun lintasan di MotoGP Styria 2021. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

Kembalinya Dani Pedrosa ke lintasan bikin KTM merasa sangat terhormat. Pedrosa bakal balapan lagi di MotoGP Styria 2021.

Pedrosa menjadi pebalap penguji KTM selepas memutuskan pensiun dari MotoGP pada 2018. Berkat kontribusi Pedrosa, pabrikan Austria itu menunjukkan kemajuan cukup oke dengan meraih dua kemenangan dan sejumlah podium.

Brad Binder sukses merebut kemenangan di Republik Ceko 2020 dan Pol Espargaro lima kali naik podium ketiga di 2020. Sedangkan pada musim ini, KTM sekali menang melalui Miguel Oliviera yang dicapai di Catalunya dan dua kali finis runner-up.

Selepas libur musim panas, Dani Pedrosa dipastikan bakal melakoni balapan kompetitifnya dalam tiga tahun. Pedrosa sebelumnya memang memberi sinyal siap menguji motor KTM di balapan yang sesungguhnya, demi mendapatkan data lebih banyak.

"Selama pengujian, kami menyadari bahwa semakin baik motornya, semakin sering dia membicarakan balapan. Dia selalu menggarap motor untuk musim berikutnya. Lalu dia bilang kalau ingin balapan lagi jika motornya tepat untuknya," ujar Direktur Motorsport KTM Pit Beirer.

"Balapan juga menjadi tes pamungkas buat kami. Sudah lebih dari teruji bahwa Dani membangun komunikasi yang sangat bagus dengan para insinyur, terkait bagaimana motor semestinya dikembangkan. Pada akhirnya, kami kan tak mengembangkan motor buat Dani Pedrosa."

"Tugasnya adalah mengembangkan motor untuk para pebalap muda. Dia berpikir dan menganalisis bagaimana gaya balapan mereka. Dani adalah pebalap penguji yang punya kualitas luar biasa, karena dia tak pernah memikirkan catatan waktunya."

"Sesuatu yang menarik terjadi di perjalanan ini. Dia tiba-tiba ingin balapan. Itu sendiri sudah menjadi penghargaan besar di mata saya, baik untuk tim dan motor," ujarnya dikutip Autosport.

(raw/krs)