Petronas Yamaha SRT Bubar di Akhir MotoGP 2021

Bayu Baskoro - Sport
Jumat, 27 Agu 2021 15:55 WIB
Petronas Yamaha SRT MotoGP 2021
Tim Petronas Yamaha SRT bubar di akhir musim MotoGP 2021. (Foto: Petronas Yamaha SRT)
Jakarta -

Tim Petronas Yamaha SRT dipastikan bubar pada akhir musim MotoGP 2021. Tim satelit Yamaha itu akan muncul sebagai entitas baru di kompetisi tahun depan.

Pengumuman itu disampaikan tim Petronas Yamaha di laman resminya, Kamis (26/8/2021). Entitas tim baru rencananya diumumkan pada September 2021 dalam gelaran MotoGP San Marino.

"PETRONAS Sepang Racing Team akan berhenti di akhir musim kejuaraan dunia MotoGP 2021. Tim yang diwakili di Moto3 dan Moto2 oleh PETRONAS Sprinta Racing dan di MotoGP oleh PETRONAS Yamaha Sepang Racing Team dapat memastikan akan menyelesaikan semua kegiatan baik balap maupun non-balap pada akhir musim Kejuaraan Dunia 2021," begitu isi pernyataan resmi Petronas Yamaha.

"Kepala Tim Balap PETRONAS Sepang Razlan Razali dan Direktur Tim Johan Stigefelt akan melanjutkan di kategori MotoGP mulai 2022 dan seterusnya dengan entitas baru. Entitas dan mitra judul baru ini akan diumumkan di Gran Premio Octo di San Marino e della Riviera di Rimini di Misano pada 16 September," ujarnya.

Kabar pembubaran kali ini menyusul penarikan Petronas sebagai sponsor utama tim. Perusahaan asal Malaysia itu sudah menjalin kerja sama dengan tiga tim balap motor Sepang Racing Team (SRT) sejak 2019.

Dalam tiga tahun perjalanannya di MotoGP, Petronas Yamaha sukses mengumpulkan 15 podium dan enam kemenangan. Salah satu ridernya, Franco Morbidelli, bahkan menjadi runner-up MotoGP 2020.

Razlan Razali selaku kepala tim Petronas Yamaha mengucapkan terima kasih atas segala pencapaian yang diraih di MotoGP. Mulai dari debut di kelas utama pada 2019, menyabet podium, hingga mendatangkan juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi.

"Kami telah mengalami perjalanan yang luar biasa selama beberapa tahun terakhir. Dari awal yang kecil pada tahun 2015, langkah besar bagi kami terjadi di tahun 2018 ketika kami mengamankan masuk ke kelas utama MotoGP dan membangun skuad MotoGP dari awal," kata Razali.

"Pada 2019 kami berada di grid dan hanya empat balapan dari rookie kami yang berada di barisan depan. Pada balapan ketujuh kami berada di podium. Pada 2020 kami mengamankan kemenangan balapan pertama untuk tim satelit Yamaha MotoGP di lebih dari 20 balapan, serta finis kedua di kejuaraan tim dan pebalap secara keseluruhan," sambungnya.

"Pada tahun 2021 kami balapan dengan rider terhebat sepanjang masa, Valentino Rossi. Ini adalah kisah yang luar biasa," ujarnya.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/krs)