Pindah ke Aprilia Bukan Langkah Mundur bagi Vinales

Adhi Prasetya - Sport
Selasa, 31 Agu 2021 13:10 WIB
ASSEN, NETHERLANDS - JUNE 27:  Maverick Vinales of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team smiles and celebrates the second place under the podium during the MotoGP race during the MotoGP of Netherlands - Race at TT Circuit Assen on June 27, 2021 in Assen, Netherlands. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Vinales dilepas Yamaha dan bergabung dengan Aprilia. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Hengkangnya Maverick Vinales dari Yamaha menuju Aprilia dianggap sebagai langkah mundur oleh banyak pihak. Namun Aleix Espargaro tak sepenuhnya pakat dengan hal tersebut.

Vinales sebelumnya sepakat membalap dengan Aprilia mulai MotoGP 2022, tetapi dengan dilepasnya ia oleh Yamaha pada tengah musim ini, ia pun bergabung dengan pabrikan Italia itu lebih cepat.

Vinales akan menjajal motor RS-GP sebagai bagian dari tes pada 31 Agustus-1 September di Misano. Ada peluang juga ia akan membalap di sisa musim ini bersama Aprilia, entah sebagai wildcard atau pengganti Lorenzo Savadori.

Bergabungnya Vinales dengan Aprilia dianggap sebagai sebuah kemunduran, mengingat status pabrikan asal Noale itu sebagai tim konsesi di MotoGP. Espargaro paham akan hal tersebut, namun ia mengingatkan bahwa timnya tak tertinggal jauh dari Yamaha.

Aleix juga baru saja mengantarkan Aprilia meraih podium pertamanya dalam sejarah MotoGP, dengan finis ketiga di seri MotoGP Inggris 2021. Itu artinya, ada kemajuan pesat yang dicapai timnya musim ini.

"Terkait Maverick, jelas bila seseorang bilang di awal musim bahwa perjalananmu bersama Yamaha akan berakhir dan pindah ke Aprilia, kamu akan bilang itu seperti 10 langkah mundur," ujar Espargaro seperti dikutip Motorsport.

"Tapi harus diingat, ia tidak pisah baik-baik dengan Yamaha, tapi kepindahan ke Aprilia tidaklah seburuk itu karena kami memiliki motor yang kompetitif."

"Kami memang belum selevel dengan Yamaha, itu jelas, tapi kami sedang menuju ke sana, dan saya pikir dia akan menikmati balapan bersama Aprilia," jelas Espargaro.

Vinales bergabung dengan Yamaha pada 2017 silam dengan target memenangi juara dunia MotoGP bersama pabrikan Jepang tersebut. Sebelumnya, ia membalap untuk Suzuki selama dua musim.

Namun Vinales gagal memaksimalkan kemampuan motor Yamaha, dengan hanya memenangi 7 balapan selama 4,5 tahun. Digadang-gadang sebagai pebalap utama Yamaha, ia malah kalah bersinar dari Fabio Quartararo.

Hubungan dengan manajemen Yamaha yang tak berjalan baik, ditambah insiden perusakan motor di MotoGP Styria 2021 membuat kedua pihak sepakat pisah jalan, meski rumor mengatakan sebetulnya Vinales dipecat Yamaha.

[Gambas:Instagram]


Lihat juga video 'Statistik Vinales Bareng Yamaha Musim Ini: Dari Puncak Sampai Jeblok':

[Gambas:Video 20detik]



(adp/krs)