Marc Marquez Crash Hari Jumat dan Sabtu, Finis Kedua di Hari Minggu

Kris Fathoni W - Sport
Senin, 13 Sep 2021 12:10 WIB
ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 12: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team leads Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team  during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon - Race at Motorland Aragon Circuit on September 12, 2021 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Finis kedua di MotoGP Aragon 2021 sudah bikin Marc Marquez gembira setelah crash dua hari beruntun jelang balapan.

Marc Marquez harus puas jadi runner-up dalam balapan di MotorLand Aragon, Minggu (12/9) kemarin, setelah tak kuasa mengasapi Francesco Bagnaia yang jadi pemenang.

Marc Marquez, yang sudah lima kali berjaya di kelas utama balapan Aragon termasuk empat kali beruntun pada 2016-2019, tetap gembira menerima hasil tersebut.

ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 12: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team leads Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team  during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon - Race at Motorland Aragon Circuit on September 12, 2021 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Duel sengit Marc Marquez vs Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon 2021 Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Kegembiraan Marc Marquez tak lepas dari fakta bahwa ia menjalani balapan dengan dua kali crash pada hari Jumat (10/9) dan Sabtu (11/9) sebelum balapan MotoGP Aragon 2021.

"Tentu saja aku gembira karena naik podium dengan posisi kedua ini karena habis crash dua kali beruntun. Sebuah crash di hari Jumat, sebuah crash di hari Sabtu, dan aku hanyalah manusia biasa," katanya di Crash.net.

"Jadi sulit menjalani balapan seperti itu, berusaha kencang dan tak mau bikin kesalahan, karena tahu ada kesempatan dan rasa di atas motor pada akhir pekan juga enak. Entah apa nanti aku masih punya peluang lain seperti ini. Tapi aku sudah berusaha keras."

Hasil di MotoGP Aragon 2021 menjadi podium kedua Marc Marquez di MotoGP 2021, setelah kemenangan pada MotoGP Jerman bulan Juni lalu. Sejak kemenangan itu, MM93 melewati empat balapan tanpa bisa finis di posisi lima besar.

(krs/yna)