Valentino Rossi dan Tudingan 'Marc Marquez Agresif'

Tim detikcom - Sport
Jumat, 01 Okt 2021 19:20 WIB
Repsol Honda Teams Spanish rider Marc Marquez and Monster Energy Yamahas Italian rider Valentino Rossi (R) attend a press conference at the Jerez-Angel Nieto Circuit in Jerez de la Frontera on May 2, 2019 ahead of the Spanish Grand Prix. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP)
Valentino Rossi dan Tudingan Agresif terhadap Marc Marquez. Foto: Gabriel Bouys/AFP
Jakarta -

Marc Marquez sedang dapat tudingan kelewat agresif di lintasan, sampai-sampai ditiru rider muda. Yang menuding Marquez mendasarkannya pada kata-kata Valentino Rossi di masa lalu.

Perdebatan itu muncul seiring kata-kata Michel Fabrizio, rider Supersport World Championship, yang berisikan tudingan negatif kepada Marc Marquez. Menurutnya, para rider muda saat ini kelewat agresif karena meniru Baby Alien.

"Ketika Marc Marquez baru mulai di MotoGP beberapa tahun lalu, Valentino Rossi dapat kritik karena mengeluhkan manuver Marquez. Anda harus mengapresiasi penilaiannya itu," ujar Fabrizio seperti dilansir Motorcyclesports.net.

"Marc kini sudah menjadi rujukan dan para rider muda ini meniru dirinya: terlalu banyak manuver menyalip dengan menggeber sampai ambang batas, nyender ke lawan cuma dengan risiko demi mendapat seinci ruang."

Menanggapi hal itu, Marc Marquez enggan berkomentar terlalu jauh. Fabio Quartararo, salah satu rivalnya di MotoGP, pun mengapresiasi tindakan itu seraya membelanya.

"Aku tak tahu persis situasinya, Pecco (Bagnaia) baru saja menjelaskannya kepadaku. Tapi aku sepakat bahwa tak perlu terlalu banyak mengomentari kata-kata semacam itu. Marc sudah menjadi rider terbaik dalam beberapa tahun terakhir dan wajar saja kalau para rider muda memperhatikan dirinya," ucap Quartararo seperti dilansir Motosan.

Lantas, kenapa Michel Fabrizio bisa menuding Marc Marquez kelewat agresif dengan merujuk pada komentar Valentino Rossi? Dalam sengitnya persaingan MotoGP, Rossi yang juga punya mental juara dan semangat kompetitif sama seperti Marc Marquez memang beberapa kali mengeluhkan soal agresivitas tersebut.

Agustus lalu, misalnya. Valentino Rossi saat itu mengomentari duel Marc Marquez dengan Aleix Espargaro di MotoGP Styria 2021.

"Satu-satunya yang bisa aku katakan adalah Marquez memang sangat agresif dengan para rivalnya. Hari ini dengan Aleix, di waktu berbeda dengan rider-rider lain. Jujur, aku tak tahu harus bilang apa," kata Rossi seperti dilansir Motosan.

Bahkan, menjelang Motogp Austin di Amerika pada April 2018 lalu, Rossi juga sempat menyindir agresivitas Marc Marquez. Itu terjadi tak lepas lantaran keduanya juga baru saja bersenggolan di MotoGP Argentina kurang dari dua pekan sebelumnya. Ketika itu Rossi sempat terjatuh di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

"Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat agresi sepanjang balapan sangat meningkat, terutama dengan pebalap muda yang datang dari Moto2. Itu sedikit bahaya, tapi ya itulah permainannya dan jika Anda tidak mau itu, sebaiknya diam saja di rumah. Semua pebalap di depan sangat agresif, jadi Anda harus lebih bodoh dari mereka," kata Rossi saat itu.

Sebelumnya, usai race di Argentina 2018, Rossi juga menyindir Marquez lewat postingan di medsos. "Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu. Balapan yang sulit dihancurkan oleh seorang pebalap yang berbahaya."

Menjelang MotoGP Austin 2021 pada akhir pekan, Valentino Rossi juga sempat mengulangi kata-katanya soal agresivitas rider.

Kali ini Rossi tidak menyebut spesifik Marc Marquez dan menyuarakan pendapatnya secara lebih umum di tengah nuansa duka akibat meninggalnya Dean Berta Vinales. Rider Supersport 300 World Championship yang juga sepupu rider MotoGP Maverick Vinales itu meninggal dunia setelah mengalami crash saat balapan di Jerez pada akhir pekan lalu.

"Dalam beberapa tahun terakhir para rider yang lebih muda sudah menjadi amat sangat agresif dan sejujurnya, hal itu membuat balapan jadi lebih menakutkan karena mereka jadi geber habis-habisan tanpa berpikir panjang mengenai potensi risikonya," kata Rossi dalam salah satu kalimat dalam komentar panjangnya soal keselamatan rider.

(krs/raw)