Rossi Kenang Momen Acungkan Jari Tengah ke Biaggi di Jepang 2001

Lucas Aditya - Sport
Kamis, 28 Okt 2021 20:23 WIB
Italian rider Valentino Rossi (R) on his Honda leads his compatriot Max Biaggi (L) during the 500cc motorcycle category of the Japanese Grand Prix in Suzuka 08 April 2001. Rossi won the season opening race with a time of 44min 51.501sec while Biaggi came in third.  AFP PHOTO/Toru YAMANAKA (Photo by TORU YAMANAKA / AFP)
Valentino Rossi mengenang pertarungan sengit dengan Max Biaggi di MotoGP Jepang 2001. (Foto: AFP/Toru Yamanaka
Jakarta -

Valentino Rossi mengenang momen-momen yang tak terlupakan di MotoGP/500cc. The Doctor mengenang pertarungan sengit dengan Max Biaggi.

Di musim kedua di kelas premier balap motor, di era 500cc sebelum MotoGP, Rossi menjadi juara dunia. Saat itu, dia memperkuat Nastro Azzurro Honda.

Rossi dominan di musim itu. Dia memenangi sebanyak 11 seri dari 16 seri yang dimainkan. Momen Rossi menjadi juara dunia yang pertama menjadi momen yang tak terlupakan untuknya.

"Itu merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Memenangi kejuaraan dunia merupakan suatu hal yang tak terlupakan. Gelar juara dunia pertama tak pernah terlupakan," kata Rossi di GP One.

Dalam race pertama di Jepang pada musim 2001, Rossi menjadi juara seri. Dia sempat terlibat dalam persaingan sengit dengan Biaggi, sampai mendapatkan sikutan.

Rossi akhirnya bisa melewati Biaggi, lalu mengacungkan jari tengah ke sesama rider Italia itu.

"Yang kedua, Grand Prix Jepang di sirkuit Suzuka pada 2001," kata Rossi.

"Ada pertarungan sengit dengan Max Biaggi. Saya bisa dapat ruang dari sisi luar, dia menyikut saya, lalu saya melewati dia dan mengacungkan jari tengah."

"Itu momen yang luar biasa! Rivalitas yang luar biasa, yang mana kami bersaing untuk memenangi juara dunia dan itu sedikit seperti pertarungan jalan raya, tapi itu menyenangkan," kata Rossi menambahkan.

(cas/krs)