Kata Capirossi soal MotoGP 2022 Tanpa Valentino Rossi

Kris Fathoni W - Sport
Kamis, 02 Des 2021 09:37 WIB
VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 13: Valentino Rossi of Italy and Petronas Yamaha SRT lifts the front wheel during the MotoGP of Comunitat Valenciana: Qualifying at Ricardo Tormo Circuit on November 13, 2021 in Valencia, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Valentino Rossi sudah pensiun. Legenda balap Loris Capirossi pun bicara mengenai MotoGP 2022 tanpa Valentino Rossi, secara khusus mengenai kans juara rider-rider Italia.

Karier panjang the Doctor di dunia balap motor grand prix sudah berakhir seiring dengan tuntasnya gelaran MotoGP 2021 tahun ini.

Dengan demikian, gelaran kejuaraan dunia balap motor grand prix takkan lagi menghadirkan seorang Valentino Rossi sejak kariernya dimulai pada 1996 di kelas 125cc.

Menyoal MotoGP 2022 mendatang, Capirossi menilai bahwa Italia punya masa depan cerah berkat kehadiran sejumlah rider walaupun tanpa Rossi. Sebut saja nama macam Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli, juga rider menjanjikan macam Enea Bastianini dan Luca Marini, plus dua orang rookie di kelas utama MotoGP.

Di sisi lain, ketidakhadiran Valentino Rossi juga akan terasa. Di mata Capirossi, mustahil untuk menggantikan Rossi.

Italian rider and world champion Valentino Rossi (C) (Yamaha) celebrates after winning the Qatar Grand Prix World Championships with first runner Nicky Hayden of the USA (L) (Repsol Honda) and third place winner Loris Capirossi of Italy (Ducati) 08 April 2006, at the Losail International Circuit in Doha. The Italian Yamaha ace's second successive victory here was gained at the expense of Nicky Hayden of the United States with Rossi's compatriot Loris Capirossi, winner of the season-opener in Spain last month, taking third. AFP PHOTO/KARIM JAAFAR / AFP PHOTO / KARIM JAAFARValentino Rossi, mendiang Nicky Hayden, dan Loris Capirossi di atas podium seri balap MotoGP 2006. Foto: AFP PHOTO / Karim JAAFAR

"Tim-tim Italia tersuplai dengan baik dan itu hal positif. Tahun depan Bagnaia siap bersaing memburu gelar juara, Bastianini sangat tangguh," katanya di motorcyclesports.net.

"Morbidelli, setelah operasi, belum bisa menemukan performa terbaik. Tapi ia pun kandidat buat gelar juara. Juga ada Marini, lalu [Fabio] Di Giannantonio dan [Marco] Bezzecchi, yang juga memikul ekspektasi."

"Tapi aku pikir nyaris mustahil untuk menggantikan Valentino, ia meninggalkan torehan yang sedemikian besar di dalam sejarah MotoGP," tutur Capirossi.

Valentino Rossi menjadi rider Italia terakhir yang menjadi juara dunia di kelas MotoGP, lewat aksinya pada musim 2009.

Sejak itu mahkota MotoGP didominasi rider-rider Spanyol. Cuma dua musim saja ada rider non-Spanyol yang jadi juara dunia MotoGP yakni Casey Stoner (Australia) pada 2011 dan Fabio Quartararo (Prancis) di 2021.

(krs/mrp)