Tanda Tanya Nasib Mir & Rins Andai Suzuki Cabut dari MotoGP

Bayu Baskoro - Sport
Selasa, 03 Mei 2022 17:30 WIB
BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 27: Alex Rins of Spain and Team Suzuki ECSTAR and Joan Mir of Spain and Team Suzuki ECSTAR (R) celebrate under the podium the podium at the end of the MotoGP race during the MotoGP of Catalunya: Race during the MotoGP of Catalunya at Circuit de Barcelona-Catalunya on September 27, 2020 in Barcelona, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Alex Rins dan Joan Mir. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Tim Suzuki kabarnya ingin menarik diri dari MotoGP selepas musim 2022. Joan Mir dan Alex Rins pun harus pindah tim apabila rumor itu menjadi kenyataan.

Suzuki diklaim tak mampu lagi memenuhi kontraknya dengan Dorna yang berakhir pada 2026. Tim Jepang itu dihantam masalah finansial akibat pandemi COVID-19.

Akibatnya, Suzuki terancam mundur ketika MotoGP 2022 berakhir. Apabila Suzuki benar-benar cabut, maka MotoGP hanya diikuti lima tim pabrikan, yakni Honda, Yamaha, Ducati, KTM, dan Aprillia.

Rumor pengunduran diri Suzuki dari MotoGP jelas akan mempengaruhi masa depan dua ridernya: Joan Mir dan Alex Rins. Kedua pebalap itu mau tidak mau mesti mencari tim anyar untuk musim 2023.

Padahal, kedua rider itu lagi gaspol menggeber motor GSX-RR di MotoGP 2022. Rins sementara ini berada di posisi keempat dengan 69 poin, sedangkan Mir di urutan enam dengan 56 poin.

Menukil laman Tuttomotoriweb, Joan Mir dikaitkan dengan tim Repsol Honda. Juara dunia MotoGP 2020 itu digadang-gadang menggeser posisi Pol Espargaro yang gagal menampilkan performa terbaik dengan motor RC213V.

Situasi Alex Rins lebih rumit. Rider Spanyol itu kemungkinan besar kesulitan menemukan tim pabrikan lain yang tersedia.

Kendati demikian, peluang Alex Rins ke tim-tim satelit Ducati dan Yamaha kabarnya masih terbuka lebar. Tim Yamaha RNF bisa bertaruh dengan kemampuan rider 26 tahun itu apabila Andrea Dovizioso dan Darryn Binder gagal menembus papan atas klasemen MotoGP 2022.

(bay/mrp)