Joan Mir: Suzuki Lagi Tidak Harmonis

Afif Farhan - Sport
Jumat, 03 Jun 2022 14:20 WIB
SCARPERIA, ITALY - MAY 27: Joan Mir of Spain and Team Suzuki ECSTAR prepares to start in box during the MotoGP of Italy - Free Practice at Mugello Circuit on May 27, 2022 in Scarperia, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Joan Mir: Suzuki Lagi Tidak Harmonis (Getty Images)
Jakarta -

Joan Mir crash beberapa kali di MotoGP 2022. Mir mengakui timnya, Suzuki Ecstar, sedang dalam situasi kurang harmonis karena akan mundur di akhir tahun dari MotoGP!

Joan Mir crash di MotoGP Italia pada akhir pekan kemarin. Mir yang sempat melorot tapi coba bangkit, malah berujung jatuh.

Pebalap Spanyol itu lagi-lagi gagal finis, untuk ketiga kalinya dalam empat balapan terakhir! Suatu catatan buruk buat Mir.

fall of Mir Joan Spa Team Suzuki Ecstar Suzuki during the MotoGP World Championship Gran Premio dItalia Oakley Race on May 29, 2022 at the Mugello International Circuit in Scarperia (FI), Italy (Photo by Alessio Marini/LiveMedia/NurPhoto via Getty Images)Joan Mir yang jatuh di MotoGP Italia 2022 (Getty Images)

Dilansir dari Auto Sport, Joan Mir mengaku masalah di luar sirkuit yakni Suzuki yang mau cabut dari MotoGP di akhir tahun ini berdampak pada tim. Ada gonjang-ganjing di dalam tim Suzuki!

"Ini bukan pertama kalinya saya mengalami masalah dari luar dunia olahraga. Saya tahu bagaimana memisahkan masalah itu," ujarnya.

"Jelas, bahwa kini tim tidak harmonis dari sebelumnya (ketika Suzuki putuskan untuk keluar dari MotoGP-red)," sambungnya.

Joan Mir begitu frustrasi. Dirinya dan rekan setimnya, Alex Rins yang sempat berada di peringkat lima besar klasemen MotoGP 2022 kini melorot.

Mir sementara menempati peringkat ke-10. Rins lebih baik, di peringkat keenam.

"Kami harus melakukan sesuatu karena musim masih panjang," tutupnya.

Pada awal Mei kemarin, Suzuki Ecstar resmi mengundurkan diri dari MotoGP di akhir 2022. Padahal Suzuki sudah menandatangani kesepakatan dengan Dorna untuk kejuaraan ini sampai 2026.

Suzuki diyakini dalam situasi finansial yang kurang ideal akibat pandemi berkepanjangan dan perang Ukraina dan Rusia. Artikel selengkapnya silakan klik di sini.

(aff/ran)