Yamaha Mungkin Saja Bidik Marc Marquez!

ADVERTISEMENT

Yamaha Mungkin Saja Bidik Marc Marquez!

Okdwitya Karina Sari - Sport
Senin, 16 Jan 2023 14:50 WIB
PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - OCTOBER 15: Marc Marquez of Spain and rider the #93 Repsol Honda Team Honda greets fans prior to free practice for the MotoGP of Australia at Phillip Island Grand Prix Circuit on October 15, 2022 in Phillip Island, Australia. (Photo by Robert Cianflone/Getty Images)
Marc Marquez mungkin saja akan diincar Yamaha. (Foto: Getty Images/Robert Cianflone)
Jakarta -

Satu kursi pebalap Yamaha akan diperebutkan untuk musim depan. Manajer veteran MotoGP Carlo Pernat meyakini, Yamaha memungkinkan mengincar Marc Marquez.

Pabrikan Jepang itu mengusung duet Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli sampai akhir MotoGP 2023. Masa depan Quartararo sudah terjamin setelah meneken perpanjangan kontrak sampai dua musim kedepan. Sedangkan Morbidelli diyakini akan dilepas setelah kontraknya selesai pada akhir tahun ini.

Di sisi lain, Yamaha selama ini dihubungkan dengan Jorge Martin. Pebalap Pramac asal Spanyol itu gagal promosi ke tim pabrikan Ducati, yang lebih memilih menduetkan Francesco Bagnaia dengan Enea Bastianini.

Sementara itu hubungan Marquez dengan Honda sedang kurang baik. Juara dunia delapan kali itu kecewa berat dengan motor baru Honda setelah melakoni tes post season di Valencia, November silam. Situasi itu membuat masa depan Marquez dispekulasikan meski masih terikat kontrak sampai akhir tahun depan.

Pernat percaya, Marc Marquez memungkinkan untuk menjadi target Yamaha. Terlebih jika Honda tidak kompetitif di tes musim dingin.

"Saya membaca rumor-rumor bursa pebalap akhir-akhir ini, tapi tidak ada pergerakan," ungkap pria Italia itu kepada Men on Wheels, yang dilansir Crash.

"Mereka bilang Jorge Martin ke Yamaha, tapi setidaknya sampai tes di Malaysia semuanya cuma omongan belaka. Soalnya memang benar bahwa Martin punya sebuah klausul yang bisa membebaskan dia dari Ducati, tapi juga betul bahwa Yamaha ingin melihat hasil dulu sebelum mengganti pebalapnya."

"Dan kemudian, bagaimana misalnya jika Yamaha ternyata tangguh di Malaysia dan Honda justru terbukti tidak kompetitif, mereka yang ada di Yamaha apa akan memburu Martin daripada seorang Marc Marquez?"

(rin/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT