Nomor #1 MotoGP Bawa 'Kutukan', Bagnaia Kok Berani Pakai?

ADVERTISEMENT

Nomor #1 MotoGP Bawa 'Kutukan', Bagnaia Kok Berani Pakai?

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 24 Jan 2023 09:10 WIB
BOLOGNA, ITALY - DECEMBER 15: MotoGp World Champion Francesco Bagnaia of the Ducati team speaks on stage during a celebration for Ducatis MotoGP and WorldSBK world titles on December 15, 2022 in Bologna, Italy. (Photo by Michele Lapini/Getty Images)
Francesco Bagnaia memakan nomor #1 di MotoGP 2023 (Getty Images/Michele Lapini)
Bologna -

Francesco Bagnaia membuat keputusan berani dengan memakai nomor 1 di MotoGP 2023. Padahal nomor itu kerap membawa sial untuk sang juara bertahan.

Bagnaia baru saja ikut peluncuran motor Descmosedici GP2023, Senin (23/1/2023) malam WIB kemarin. Ada yang baru dari Ducati musim ini ketika Enea Bastianini kini jadi rekan setim Bagnaia, menggantikan Jack Miller.

Selain rekan setim, ada juga yang tampak anyar dalam tampilan motor Bagnaia musim depan, yakni penggunaan nomor 1. Nomor ini memang berhak digunakan oleh juara bertahan MotoGP.

Sudah pasti merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi setiap pebalap yang mengenakan nomor itu. Tapi, nomor tersebut justru jadi kutukan di era MotoGP.

Sebab, belum ada pebalap di era MotoGP yang berhasil mempertahankan gelar juaranya menggunakan nomor tersebut. Tanyakan saja pada Nicky Hayden (2007), Casey Stoner (2008 dan 2012), dan Jorge Lorenzo (2011).

Valentino Rossi di masa jayanya pun memilih menggunakan nomor 46 kesayangannya, begitu juga Marc Marquez dengan nomor 93. Bahkan dua juara dunia sebelum Bagnaia, Joan Mir (93) dan Fabio Quatararo (20), tetap menggunakan nomor sama di musim berikutnya.

Terakhir kali pebalap yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia dengan nomor #1 adalah Mick Doohan di musim terakhirnya, 1998, itu pun dalam format 500cc.

Ini bakal jadi tantangan besar untuk Bagnaia dan Ducati membuktikan bahwa nomor 1 bukanlah kutukan. Apalagi di era MotoGP, cuma Rossi dan Marc Marquez yang berhasil mempertahankan gelar juara dunianya.

"Menurut statistik, ini adalah tantangan yang sangat berat," ujar General Manager Ducati Gigi Dall'Igna seperti dikutip Crash.

"Memang hanya ada beberapa pebalap yang bisa mempertahankan gelar juaranya. Jadi tantangannya lebih rumit, tapi kami suka tantangan dan ingin coba mencapainya."

"Kami memang juara bertahan, tapi selalu rendah hati dan tidak jemawa, karena itu penting dalam olahraga serta kehidupan."



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT