Pebalap Aprilia, Jorge Martin, meraih hasil yang cukup apik dalam tiga seri awal MotoGP 2026. Namun, ia memprediksi Ducati akan kembali ke performa normalnya saat balapan di Jerez nanti.
Aprilia mendominasi tiga seri pembuka MotoGP 2026. Pabrikan asal Italia tersebut berhasil menyapu bersih kemenangan di main race.
Khusus bagi Jorge Martin, ia mampu dua kali finis sebagai runner-up di main race. Raihan tersebut ia dapatkan saat berlaga di MotoGP Brasil dan MotoGP Amerika Serikat.
Sementara itu, Ducati masih tampak kesulitan. Marc Marquez kini tertahan di posisi kelima klasemen MotoGP dengan koleksi 45 poin, sedangkan Francesco Bagnaia berada di posisi kesembilan dengan 25 poin.
Kompetisi MotoGP sekarang memasuki jeda panjang. Seri MotoGP Qatar terpaksa ditunda akibat meningkatnya ketegangan di wilayah Timur Tengah.
Seri balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez pun menjadi agenda terdekat. Balapan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 26 April 2026.
Dengan adanya jeda selama satu bulan, Ducati jelas akan melakukan berbagai perbaikan. Oleh karena itu, Martin pun enggan untuk bersantai.
"Saya rasa bagian tersulit tahun ini baru akan dimulai sekarang: tetap rendah hati untuk dua atau tiga balapan ke depan, dan terus mencetak poin. Entah itu finis kelima, kedelapan... apa pun yang terjadi akan tetap bagus, karena jelas bahwa saya telah tampil sangat baik sejauh ini," ujar Jorge Martin sebagaimana dilansir DAZN.
"Namun di Jerez nanti, segalanya akan kembali normal, Ducati akan kembali normal, dan kami harus terus melangkah seperti ini, saling membantu. Kami sedang membuat perbedaan," kata dia menambahkan.
(cas/nds)