Di Losail tiga pekan lalu, dalam sebuah GP yang bersejarah karena untuk kali pertama digelar pada malam hari, Rossi hanya berhasil menempati peringkat lima.
Ketidakmampuan Rossi dan motor Yamaha tunggangannya di Losail diharapkannya tak terulang di Jerez. The Doctor yakin bisa tampil kompetitif karena ia pernah tujuh kali menang di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu di Qatar kami tidak pernah cepat. Dalam tes, di Jerez kami membaik. Saya menunggu besok pagi (hari ini-red) untuk melihat performa kami," papar pembalap Italia itu.
Jerez, sirkuit yang terletak di baratdaya Spanyol, memang memiliki arti spesial bagi Rossi. Di sirkuit itu, tujuh kemenangan Rossi tercipta masing-masing satu di kelas 125cc, 250cc dan 500cc. Sisanya dimenangi Rossi di kelas MotoGP.
Rossi menimpakan kegagalannya di Qatar kepada faktor motor. Perbaikan demi perbaikan diyakini telah dilakukan oleh Yamaha terhadap kuda besi tunggangan Rossi, YZR-M1. Pria berusia 29 tahun itu pun kini boleh berharap banyak.
"Yamaha telah bekerja sangat baik dan motor kami sangat kompetitif. Saya butuh waktu sedikit lagi tapi saya pikir kami berada di jalan yang benar. Kami menanti hasil yang bagus di sini dan sesudahnya berada di puncak hingga musim ini selesai," tandas Rossi optimistis.
(arp/key)











































