'Dadu' Terakhir Philippoussis

'Dadu' Terakhir Philippoussis

- Sport
Selasa, 23 Des 2008 03:17 WIB
Dadu Terakhir Philippoussis
Melbourne - Siapa masih ingat dengan Mark Philippoussis? Runner-up dua Grand Slam itu mencoba melempar 'dadu' terakhirnya. Salah satu target Philippoussis adalah masuk tim Piala Davis Australia.

Philippoussis kini berusia 32 tahun dan sudah tidak pernah turun di kancah profesional ATP semenjak November 2006 dan tak berperingkat. Philippoussis masih berupaya menyembuhkan diri dari operasi kelima yang dilakukannya untuk mengobati cedera lutut.

Januari tahun depan, Flip --sapaan Philippoussis-- akan turun di nomor ganda putra Australia Terbuka khusus untuk para pemain senior berpasangan dengan pemain Prancis Henri Leconte.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ingin memberi satu peluang lagi," ujar Philippoussis seperti dilansir Herald Sun Australia.

"Saya rindu berada di lapangan. Saya ingin sekali berada di sana dengan semuanya. Bisa kembali ke tim Piala Davis dan membantu Llyeton (Hewitt) dan anak-anak," lanjut petenis keturunan Yunani-Italia itu.

Philippoussis mengakui bahwa pikiran untuk mundur dari dunia tenis berkali-kali melintas di pikirannya sepanjang tahun ini. Tahun depan, petenis dengan servis deras ini akan banyak berlaga di ajang Satelit dan Futures, sungguh kontras dengan gempitanya arena Grand Slam.

"Saya ingin memulainya di sana dan mengembangkan permainan saya. Saya harus memulainya dari bawah dan saya rela melakukannya," mantap Philippoussis.

Pada usia 22 tahun, Philippoussis mengejutkan dunia dengan melaju ke final AS Terbuka meski tunduk di tangan rekan senegaranya, Patrick Rafter. Flip menjadi pahlawan kala negeri 'Kanguru' itu menjadi jawara Piala Davis tahun 2003. Pada tahun yang sama pula, Flip menjadi runner-up Wimbledon di mana ia kalah dari Roger Federer.

(arp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads