Dengan suksesnya Federer melangkah ke final, maka ia semakin dekat untuk meraih titel grand slam-nya yang ke-14. Jika berhasil meraihnya maka ia akan menyamai perolehan Sampras. Titel grand slam terakhir yang diraih Sampras adalah Amerika Terbuka tahun 2002.
Pada pertandingan melawan Roddick di Rod Laver Arena, Kamis (29/1/2009), Federer tampil dominan di set pertama. Dengan cepat, petenis asal Swiss ini unggul 4-1 atas Roddick.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roddick kemudian mengamankan dua break point di awal set kedua dan ia sempat unggul 2-0, sebelum akhirnya Federer menyamainya menjadi 2-2. Fed-Ex kemudian terus memberikan pressure kepada Roddick pada game ke-11 set kedua. Setelah bermain selama 43 menit, Federer pun menutup set kedua dengan kemenangan 7-5.
Pada awal set ketiga, Roddick sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dua servisnya gagal dibendung Federer yang tak meraih satu poin pun dari servis itu. Unggulan kedua itu pun dipaksa Roddick terus bertahan hingga gam keempat di mana ia mengamankan dua break point.
Pertandingan mulai menjadi milik Federer pada game kesembilan di mana Roddick melakukan dua kesalahan. Ia kemudian berbalik unggul 5-4 atas Roddick.Β Pada akhirnya Federer berhasil memenangi pertandingan ini setelah menang 7-5 pada set ketiga ini.
Di babak final, Federer akan ditantang oleh pemenang dari partai Rafael Nadal vs Fernando Verdasco.
(roz/a2s)











































