Pemain Asing Suka Matahari Jakarta

Indonesia Open Super Series

Pemain Asing Suka Matahari Jakarta

- Sport
Selasa, 16 Jun 2009 17:06 WIB
Jakarta - Bagi sebagian penduduk, panas terik yang biasa memayungi Jakarta bisa jadi sangat menyebalkan. Namun tidak demikian dengan pemain asing yang berlaga di Indonesia Open Super Series.
 
Selain kemacetan yang kerap melanda Jakarta, udara panas bisa dibilang adalah salah satu hal yang membuat orang malas keluar rumah. Bagi yang bekerja, berdiam di dalam kantor yang memiliki AC dingin adalah sebuah solusi tersendiri.

Tetapi, udara Jakarta yang gerah ini jutru menjadi berkah bagi beberapa pemain asing yang belaga di Indonesia Super Series, Istora Senayan, Jakarta. Karena beberapa di antaranya berasal dari negara yang jarang mendapatkan sinar matahari, maka Jakarta adalah surga bagi mereka.

Mereka kerap menikmati matahari Jakarta dengan cara berjalan kaki dari Istora Senayan ke Hotel Sultan, tempat mereka menginap, yang jaraknya hanya "beberapa jengkal" saja. Padahal pihak panitia telah menyiapkan bus sebagai alat tranportasi mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya suka menegur LO karena membiarkan pemain-pemain itu berjalan kaki ke hotel. Tapi mereka bilang pemainnya yang mau. Mereka menikmati matahari di sini karena di negaranya tak ada," beber Direktur Pertandingan Mimi Irawan kepada para wartawan, Selasa (16/7/2009).

"Mungkin bagi mereka kapan lagi bisa mendapatkan cuaca seperti ini. Saya kadang suka tertawa melihat mereka pulang latihan, menenteng tas dan memakai kacamata hitam Ray Ban. Seperti sedang berlibur saja mereka," tandas Mimi lagi.

Sebagai informasi, pihak panitia telah menyiapkan 22 bus yang selalu siap mengangkut para pemain hingga malam hari. Sayang berjalan kaki tampaknya menjadi pilihan favorit ketimbang naik bus. (din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads