Dalam pertandingan berdurasi 1 jam di center court Istora Senayan, Kamis (18/6/2009), Taufik akhirnya menekuk Boonsak melalui laga ketat tiga set, 21-17, 19-21, 21-10.
Kekalahan Taufik di set kedua diakui oleh pemain unggulan kelima itu akibat permainannya yang terburu-buruk. Setelah bermain lebih sabar di set penentu, Taufik akhirnya bisa menang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di set ketiga saya bisa sabar. Bola ke mana saja saya kejar. Yang penting jangan kasih dia kesempatan. Pokoknya jangan sampai kehilangan satu poin pun," papar Taufik di depan para wartawan.
Di perempatfinal, Taufik bakal menghadapi lawan berat yakni Peter Hoeg Gade. Pebulutangkis 27 tahun itu menjanjikan pertarungan seru melawan lawan asal Denmark yang diunggulkan di tempat kedua itu.
"Dari segi fisik, saya harus memang. Tapi kita lihat saja besok, yang penting ada keinginan untuk menang. Kalau persentase (peluang), saya tidak tahu," kata Taufik.
"Peter Gade pemain bagus, saya selalu senang bermain lawan dia. Mungkin pertandingan nanti bakalan seru," tuntas pebulutangkis yang sudah tidak tergabung dengan pelatnas PBSI itu.
(arp/a2s)











































