Federer Bidik Gelar & Ditunggu Rekor

Jelang Tenis Wimbledon

Federer Bidik Gelar & Ditunggu Rekor

- Sport
Senin, 22 Jun 2009 13:22 WIB
Federer Bidik Gelar & Ditunggu Rekor
London - Roger Federer kini menjadi favorit kuat untuk meraih gelar di Wimbledon. Bukan hanya gelar namun sebuah sejarah besar telah siap menunggu petenis Swiss ini jika menjadi juara.

Federer kini diunggulkan setelah Rafael Nadal menyatakan mundur dari turnamen grand salam yang akan dimulai 23 Juni 2009 ini. Nadal, petenis nomor satu dunia, tak akan mempertahankan gelarnya karena cedera lututnya tak kunjung membaik.

Ini tentu saja menjadi keuntungan bagi Federer. Apalagi Nadal sempat menjadi batu sandungan bagi Federer ketika usahanya mengejar gelar keenam Wimbledon berturut turut dihentikan oleh Nadal dalam laga lima set selama 4 jam dan 48 menit tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, Federer juga siap menorehkan sejarah jika berhasil merebut gelar Wimbledon ini. Ia akan menjadi petenis terbaik sepanjang masa di muka bumi ini, karena dia akan menjadi satu-satunya orang yang bisa 15 kali juara grand slam.Β Β Β 

Saat ini Federer sudah mengoleksi 14 kali juara grand slam setelah terakhir meraih gelar di Prancis Terbuka. Hal itu membuat petenis yang dijuluki julukan FedEx (Federer Express) si sejajar dengan petenis legendaris Amerika Serikat, Pete Sampras.

"Sekarang saya akan memulai mempertahankan gelar Wimbledon untuk mencoba mengalahkan Pete Sampras, namun saya rasa setelah saya ke semifinal atau final maka rekor akan mulai muncul dalam pikiran saya," kata Federer seperti dilansir Reuters.

Federer memang lebih percaya diri menuju Wimbledon setelah sebelumnya menjadi juara di Prancis Open. "Saya tahu ini tampaknya baik bagi saya. Jika saya dapat menang di Paris, tentu saja peluang yang bail saya dapat juga menang di Wimbledon," ujarnya.

Dengan absennya Nadal, kini Federer akan melakukan laga pembuka menghadapi petenis Taiwan Lu Yen-hsun di Centre Court, 22 Juni. "Saya tak pantas melakukan tahun ini karena Rafa yang seharusnya melakukan. Namun tentu saja saya merasa bangga karena saya dipilih lagi untuk membuka turnamen," ungkap Federer. (key/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads