Para pebulutangkis Indonesia sudah akan berlaga di Singapura Open pada 15-20 Juni mendatang. Itu artinya mereka hanya memiliki sedikit waktu sebelum berlaga di Indonesia Open, yang mana akan dihelat pada 22-27 Juni.
Kasubdit Pelatnas Christian Hadinata menyadari hal ini. Oleh karenanya, ia juga berharap agar jangan sampai ada pemain yang cedera sebelum turun berlaga di Indonesia Open.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kita harapkan jangan sampai ada pemain yang sakit atau cedera jelang Indonesia Open nanti."
Toh demikian, Christian optimistis bahwa pemain-pemain Indonesia bisa berprestasi bagus dalam turnamen kali ini. Apalagi para pemain China tak akan berlaga.
"Saya pikir, kita di sini ada lima nomor. Dengan ketidakikusertaan dari China, peluangnya sangat terbuka."
"Tetapi seperti yang disampaikan oleh Simon (Santoso) dan Maria Febe, Korea dan juga Denmark harus diwaspadai. Tetapi dengan absennya China, peluang lebih merata dan terbuka," tukasnya.
Lalu, bagaimana dengan target dari PB PBSI sendiri? Ketua Umum Djoko Santoso mengharapkan, Indonesia bisa meraih emas setidaknya di tiga nomor.
"Kalau harapannya, saya berharap pemain-pemain Indonesia bisa berprestasi di sini."
"Kita mengimbau bahwa kita punya single putra yang pernah meraih emas, dan ganda putra juga. Single putra, ganda putra dan ganda campuran ini kita harapkan bisa meraih emas," cetusnya.
(roz/a2s)











































