Indonesia Waspadai Kelelahan

Indonesia Open Super Series

Indonesia Waspadai Kelelahan

- Sport
Selasa, 08 Jun 2010 19:36 WIB
Indonesia Waspadai Kelelahan
Jakarta - Sebelum berlaga di Indonesia Open Super Series, para pebulutangkis Indonesia akan terlebih dulu turun di Singapura Open. 'Merah-Putih' pun waspada dengan faktor bernama kelelahan dan cedera.

Para pebulutangkis Indonesia sudah akan berlaga di Singapura Open pada 15-20 Juni mendatang. Itu artinya mereka hanya memiliki sedikit waktu sebelum berlaga di Indonesia Open, yang mana akan dihelat pada 22-27 Juni.

Kasubdit Pelatnas Christian Hadinata menyadari hal ini. Oleh karenanya, ia juga berharap agar jangan sampai ada pemain yang cedera sebelum turun berlaga di Indonesia Open.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau pelatnas kita, sekarang memang sedang tak berhenti. Minggu depan saja kita sudah harus berlaga di Singapura Open," ujarnya.

"Yang kita harapkan jangan sampai ada pemain yang sakit atau cedera jelang Indonesia Open nanti."

Toh demikian, Christian optimistis bahwa pemain-pemain Indonesia bisa berprestasi bagus dalam turnamen kali ini. Apalagi para pemain China tak akan berlaga.

"Saya pikir, kita di sini ada lima nomor. Dengan ketidakikusertaan dari China, peluangnya sangat terbuka."

"Tetapi seperti yang disampaikan oleh Simon (Santoso) dan Maria Febe, Korea dan juga Denmark harus diwaspadai. Tetapi dengan absennya China, peluang lebih merata dan terbuka," tukasnya.

Lalu, bagaimana dengan target dari PB PBSI sendiri? Ketua Umum Djoko Santoso mengharapkan, Indonesia bisa meraih emas setidaknya di tiga nomor.

"Kalau harapannya, saya berharap pemain-pemain Indonesia bisa berprestasi di sini."

"Kita mengimbau bahwa kita punya single putra yang pernah meraih emas, dan ganda putra juga. Single putra, ganda putra dan ganda campuran ini kita harapkan bisa meraih emas," cetusnya.

(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads