Clijsters berhasil melalui hadangan Greta Arn di babak pertama, kendati tak berjalan mulus. Setelah memenangi set pertama dengan skor 6-0, Arn sempat menyulitkannya di awal-awal set kedua.
Clijsters sempat tertinggal 0-4 di awal set kedua, namun berhasil bangkit. Setelah menyamakan kedudukan, petenis asal belgia itu akhirnya memenangi set kedua dengan skor 7-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kandas awal di Australia Terbuka, absen di Prancis Terbuka dan akhirnya tersingkir di perempatfinal pada Wimbledon, petenis berusia 27 tahun ini siap untuk mempertahankan gelarnya di AS Terbuka.
"Dalam beberapa pekan terakhir, saya telah mempersiapkan diri untuk turnamen ini. Saya telah mencoba untuk mengembalikan permainan saya (ke bentuk terbaik)."
"Bertanding dan mempertahankan gelar saya, saya tak pernah berada dalam posisi itu," tukasnya.
Di babak selanjutnya, ia sudah ditunggu petenis berusia 19 tahun asal Australia, Sally Peers. Menghadapi lawan yang lebih muda bukan berati Clijsters bisa santai. Malahan sebaliknya, ia merasa setiap pertandingan adalah sebuah final.
"Saya pikir, dia gadis yang lebih kuat, yang sangat suka memukul bola dengan keras. Seorang gadis muda, mereka selalu punya semangat. Mereka siap untuk maju dan tak punya beban."
"Saya pikir, itu adalah sebuah hal yang harus saya waspadai. Saya harus bermain layaknya setiap pertandingan adalah final," tandasnya.
(roz/mrp)











































