"Kami sangat mendukung digelarnya superliga setiap tahun untuk mengasah kemampuan pemain kita," ujar manajer Tim SGS PLN Bandung, Herman Subarjah, kepada wartawan di DBL Arena Surabaya, Sabtu (26/2/2011).
Ia memberikan gambaran, jika SBI digelar setiap tahunnya, bisa dilaksanakan pada bulan ganjil. Menurut perhitungannya, dalam setahun bisa digelar sebanyak lima kali yakni pada bulan pertama, ketiga, kelima, ketujuh, kesembilan. Partai finalnya bisa digelar pada akhir tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pandangan berbeda disampaikan oleh manajer Jaya Raya Suryanaga, Wijanarko Adi Mulya. Menurutnya, SBI tetap digelar setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil.
"Kalau kami lebih condong dua tahun sekali. Kalau setahun sekali, banyak event dan waktunya terlalu mepet," ujar Wijanarko.
Menurutnya, jika terlalu banyak pertandingan, maka akan menganggu program pelatihan bagi para pemain, serta membutuhkan biaya operasional yang lebih besar lagi.
"Kalau bertanding terus, kapan latihannya. Kan kasihan para pemain," tuturnya.
Meski demikian, pihaknya akan membicarakan dengan pengurus klub maupun pengurus PB PBSI untuk membahas wacana ini.
"Kita akan rapatkan. Kalau memang setuju semua, ya nggak masalah," terangnya.
Untuk informasi lengkap Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011, kunjungi: http://www.djarumbadminton.com/djarum-superliga/
(roi/roz)










































