'Brian Madjo Tampil Berani Lawan PSG'

'Brian Madjo Tampil Berani Lawan PSG'

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 13 Agu 2026 14:40 WIB
Soccer Football - UEFA Super Cup - Paris St Germain v Aston Villa - Stadion Salzburg, Salzburg, Austria - August 12, 2026 Aston Villas Brian Madjo celebrates scoring their first goal REUTERS/Angelika Warmuth     TPX IMAGES OF THE DAY
Brian Madjo tampil berani di lini depan Aston Villa saat melawan Paris Saint-Germain. (Foto: REUTERS/Angelika Warmuth)
Jakarta -

Satu pemain Aston Villa, Brian Madjo, tampil berani saat melawan Paris Saint-Germain di Piala Super Eropa. Pemain 17 tahun itu pun mendapat sanjungan.

Aston Villa menelan kekalahan 1-2 dari PSG saat menjalani pertandingan Piala Super Eropa. Perlawanan sengit ditunjukkan The Villa saat menjalani laga di Stadion Salzburg, Austria, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB.

PSG unggul lebih dulu pada menit ke-20 dengan gol dari Khvicha Kvaratskhelia. Aston Villa membalas pada menit ke-45 dengan gol dari Madjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol itu dicetak Madjo dengan sundulan dari jarak dekat. Umpan silang John McGinn sukses diselesaikan dengan baik oleh Madjo.

ADVERTISEMENT

PSG baru bisa menambah gol pada menit ke-61. Aksi Desire Doue menjebol gawang Aston Villa.

Selama pertandingan, Madjo menjadi pemain Aston Villa yang paling banyak menembak. WhoScored mencatat dirinya melepaskan enam tembakan.

Mantan pemain Manchester United dan Aston Villa, Dion Dublin, memberi pujian untuk Madjo.

"Ketika Anda memiliki pemain muda yang baru muncul, terutama di panggung sebesar ini saat melawan PSG, berada di posisi mencetak gol dan tidak membiarkan rasa kecewa itu berlarut-larut adalah hal yang luar biasa. Saya melihat Brian Madjo, dia memegang kepalanya selama beberapa detik, tetapi setelah itu dia langsung berada di posisi mencetak gol lainnya," kata Dublin seperti dikabarkan oleh BBC.

"Dia cukup berani untuk kembali berada di posisi mencetak gol itu, dan jika dia terus gagal memanfaatkan peluang, itu sama sekali tidak membuatnya takut. Dia senang memikul tekanan tersebut di pundaknya. Saya pernah berada di posisi itu, Anda harus mampu mengatasinya. Di usianya yang baru 17 tahun, dia tampaknya mampu melakukannya dengan sangat mudah," tambahnya.



(cas/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads