Dua tahun silam, di Australia Terbuka, Li untuk pertama kalinya lolos ke final Grand Slam. Berhadapan dengan petenis Belgia Kim Clijsters, dia menyerah setelah bertarung tiga set dengan skor 6-3, 3-6, 3-6.
Masih di tahun 2011, Li lolos ke final Grand Slam lagi, kali ini di Prancis Terbuka. Dia akhirnya jadi juara setelah menundukkan Francesca Schiavone di final sekaligus menjadi petenis Asia pertama yang menjuarai Grand Slam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di final, Sabtu (26/1/2013) mendatang, Li akan berhadapan dengan unggulan teratas Victoria Azarenka. Azarenka lolos setelah menundukkan Sloane Stephens.
"(Di tahun) 2011, pertama kalinya saya lolos ke final Grand Slam, saya sedikit terkejut karena saya tak tahu apa yang harus saya lakukan," aku Li seperti dikutip Reuters.
"Juga tidak ada yang mengatakan kepada saya apa yang harus dilakukan di atas lapangan. Tapi, kali ini saya sudah mendapatkan lebih banyak pengalaman, jadi saya pikir saya harus lebih baik," katanya.
Sharapova, yang secara mengejutkan kalah dari Li di semifinal, juga mengungkapkan dukungannya. Melihat permainan Li sekarang, dia memprediksi Li akan bisa menaklukkan Azarenka.
"Saya pikir dia bermain sangat baik. Dia jauh lebih agresif daripada saya, mendikte permainan. Saya selalu dipaksa bertahan," ujarnya.
"Tak ada alasan kenapa dia tak bisa memenangi titel," tutur Sharapova.
(/)











































