Lin Dan yang pernah menjadi pebulu tangkis nomor satu dunia akan turun di Djarum Indoenesia Open 2013 dari babak kualifikasi karena saat ini berada di peringkat 69 dunia, setelah absen sekitar delapan bulan pasca Olimpiade 2012 lalu.
Di babak kualifikasi, Lin Dan akan bertemu pemain Jepang, Kento Momota. Jika menang, suami pebulutangkis Xie Xingfang ini akan bertemu Taufik yang sudah menantinya di babak pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi jika Taufik bisa melewati Lin Dan, maka ia juga harus melewati ujian berat berikutnya yakni Lee Chong Wei di babak kedua--dengan catatan Chong Wei bisa mengalahkan Wang Zhengming (China) di babak pertama.
Tak hanya pertarungan tiga pebulutangkis terbaik dunia itu, namun juga bakal ada persaingan antara juara bertahan Simon Santoso dan unggulan kedua di turnamen ini, Chen Long.
Di sektor ganda putri, China akan mengirim pasangan terbaiknya Wang Xiaoli/Yu Yang dan juga Ma Jin/Tang Jinhua. Denmark mengirim Christianna Pedersen/Kamilia Rytter Juhl. Tuan rumah sendiri mengandalkan Pia Zebadiah/Rizky Amelia Pradipta serta Vita Marissa/Variella Aprilsasi yang adalah juara Australia Open GP GOld lalu.
Di ganda putra, Indonesia menaruh harapan pada pasangan yang sedang menanjak Angga Pratama/Ryan Agung Saputra yang di Piala Sudirman lalu menundukkan Cai Yun/Fu Haifeng. Korea Selatan masih mengandalkan Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae dan Denmark dengan Mathias Boe/Carsten Mogensen.
Tontowi Ahmad/Liliana Natsir yang juara bertahan All England dalam dua tahun terakhir akan mendapat perlawanan ketat di nomor ganda campuran dari due China, Xu Chen/Ma Jin dan juga juara bertahan asal Thailand, Sudket/Saralee.
"Peta persaingan bulutangkis tahun ini bisa dibilang lebih merata, meski China mendominasi di beberapa nomor khususnya nomor putri baik tunggal maupun ganda, tapi perlahan negara lain mulai mengejar," ujar Kabid Pembinaan dan Prestasi Rexy Mainaky, dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Shang-rila, Selasa (4/6/213) siang WIB.
"Kita lihat kekuatan Thailand, Malaysia, Denmark, Korea Selatan dan Jepang sudah merata. Dengan persiapan 100 persen menjelang Indonesia Open, saya berharap anak-anak bisa menorehkan prestasi terbaik mereka dan bisa membawa pulang gelar juara," lanjutnya.
(mrp/krs)











































