Promosi dan degradasi pemain pemusatan latihan (pelatnas) PBSI berimbas kepada kontrak pemain. PBSI harus mendapatkan sponsor kepada pemain baru dan menyelesaikan kontrak pemain yang terdegradasi.
Mulai bulan ini PBSI merampingkan jumlah penghuni pelatnas Cipayung. Dari 83 tahun lalu, kini pusat Bulutangkis Indonesia hanya menampung 71 pebulutangkis. Dari data yang dirilis PBSI pada Senin (30/12/2013) lalu ada 21 pemain yang harus angkat koper dari pelatnas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKami akan mengecek lagi siapa-siapa yang diikat kontrak dua tahun. Kami akan membantu untuk menyelesaikan kontrak para pemain yang diikat selama dua tahun tapi harus meninggalkan pelatnas saat ini," kata Budi.
"Kontrak tahun pertama dibayar penuh, tapi untuk tahun kedua terserah kesepakatan sponsor dan pemain," ujar Budi menambahkan.
Pada lelang pertama ada lima pemain yang disebut mendapatkan kontrak tertinggi. Di antaranya ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Meski tak dijelaskan kepada publik, diyakini keduanya dikontrak senilai Rp 1,3 miliar perorang.
Sepanjang 2013, PBSI memenuhi target para All England dengan perolehan satu gelar juara, dua gelar juara dari kejuaraan dunai dan tiga emas di SEA Games. Namun, PBSI gagal menuai hasil apik pada Piala Sudirman.
(fem/a2s)











































