Prestasi Naik, PBSI Lanjutkan Kontrak Individu Pemain

Prestasi Naik, PBSI Lanjutkan Kontrak Individu Pemain

Femi Diah - Sport
Jumat, 03 Jan 2014 15:06 WIB
Prestasi Naik, PBSI Lanjutkan Kontrak Individu Pemain
Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) meneruskan program sponsor individu kepada pemain. PBSI juga tetap bertanggung jawab pada penyelesaikan kontrak pemain yang harus angkat koper dari Cipayung.

Promosi dan degradasi pemain pemusatan latihan (pelatnas) PBSI berimbas kepada kontrak pemain. PBSI harus mendapatkan sponsor kepada pemain baru dan menyelesaikan kontrak pemain yang terdegradasi.

Mulai bulan ini PBSI merampingkan jumlah penghuni pelatnas Cipayung. Dari 83 tahun lalu, kini pusat Bulutangkis Indonesia hanya menampung 71 pebulutangkis. Dari data yang dirilis PBSI pada Senin (30/12/2013) lalu ada 21 pemain yang harus angkat koper dari pelatnas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena berdampak langsung kepada peningkatan presstasi, kami akan melanjutkan sistem kontrak individu. Para pemain bertanggung jawab langsung kepada sponsor,” kata Wakil Sekretaris Jendral PP PBSI Ahmad Budiarjo.

β€œKami akan mengecek lagi siapa-siapa yang diikat kontrak dua tahun. Kami akan membantu untuk menyelesaikan kontrak para pemain yang diikat selama dua tahun tapi harus meninggalkan pelatnas saat ini," kata Budi.

"Kontrak tahun pertama dibayar penuh, tapi untuk tahun kedua terserah kesepakatan sponsor dan pemain," ujar Budi menambahkan.

Pada lelang pertama ada lima pemain yang disebut mendapatkan kontrak tertinggi. Di antaranya ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Meski tak dijelaskan kepada publik, diyakini keduanya dikontrak senilai Rp 1,3 miliar perorang.

Sepanjang 2013, PBSI memenuhi target para All England dengan perolehan satu gelar juara, dua gelar juara dari kejuaraan dunai dan tiga emas di SEA Games. Namun, PBSI gagal menuai hasil apik pada Piala Sudirman.

(fem/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads