Liliyana memang merasakan beban ekstra berat pada Olimpiade 2016. Ini adalah olimpiade ketiga dalam kariernya. Dengan usianya yang sudah kepala tiga -- akan 31 tahun pada 9 September mendatang -- besar kemungkinan Olimpiade Rio jadi olimpiade terakhirnya.
Beban itu sampai menyedot berat badannya. Hampir sebulan di Brasil, berat badan wanita berdarah Manado itu turun empat kilogram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah setelah sampai di Rio saya nggak mimbang lagi. Barulah setelah final saat nimbang baru tahu berat badan tinggal 58 kg.
"Banyak yang bilang kalau saya lebih tirus. Dan ternyata berat badan turunnya cukup banyak. Baru sekali ini berat badan saya sampai 58 kg, kecuali kalau sakit ya.
"Memang sih susah tidur, nggak doyan makan pas di sana. Tapi semua terbayar dengan emas olimpiade," ucap dia.
Owi/Butet jadi satu-satunya asa Indonesia untuk meraih emas olimpiade 2016 dari 28 atlet yang dikirim. Mereka mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 21-14, 21-12 di partai final.
Foto: REUTERS/Mike Blake |












































Foto: REUTERS/Mike Blake