Tzu Ying datang ke Indonesia Open Super Series Premier 2016 dengan bekal sangat meyakinkan. Pemain Taiwan itu berstatus sebagai juara bertahan dan pebulutangkis tunggal putri nomor satu dunia.
Selain itu, Tzu Ying belum sekalipun terkalahkan dalam enam turnamen super series yang diikutinya alias sejak Bovember 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya mempersiapkan diri sebaik mungkin, tidak mau terlalu memikirkan," kata Tzu Ying sebelum bertanding di babak pertama Indonesia Open.
"Saya tidak mau memberi tekanan yang berat untuk diri saya sendiri. Saya hanya berusaha semaksimal mungkin di setiap turnamen, sebenarnya saya sangat kaget bisa memenangkan enam gelar beruntun," ujar pebulutangkis yang berhasil mendapatkan predikat The Elite Athletes Award 2011 kategori The best rookie player itu.
Tzu Ying juga tak mempunyai resep khusus hingga mampu menunjukkan hasil konsisten belakangan ini. Bahkan, dia mengakui kalau permainannya tak melulu oke.
"Ada kalanya saya bermain kurang baik, saat itu saya berusaha saja untuk meningkatkan kecepatan saya. Saya juga berpikir dan mencari cara bagaimana supaya bisa memenangkan pertandingan," ungkap pebulutangkis yang akan berulang tahun ke-23 pada 20 Juni itu.
"Saya ingin banyak belajar dari turnamen ini, juga dari pemain-pemain Indonesia," imbuh dia.
(fem/fem)











































