DetikSport
Senin 21 Agustus 2017, 15:45 WIB

Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Beban Ahsan sebagai Juara Bertahan

Femi Diah - detikSport
Beban Ahsan sebagai Juara Bertahan Mohammad Ahsan tak terbebani meski tampil sebagai juara bertahan pada Kejuaraan DUnia 2017. (Grandyos Zafna/detikSport)
Glasgow - Mohammad Ahsan tak mau terbebani status juara bertahan pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2017 ini. Dia berfokus satu demi satu pertandingan.

Ahsan menjadi juara dunia dunia 2015 bersama Hendra Setiawan. Kala itu, mereka bahkan menjadi penyelamat muka Indonesia di depan publik sendiri, Kejuaraan Dunia dihelat di Istora, Senayan, Jakarta. Belum ada juara lagi sejak itu karena ajang tersebut tak digelar dengan alasan bertepatan dengan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Kini pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Emirates Stadium, Glasgow, Skotlandia mulai Senin (21/8/2017) sampai Minggu (27/8), Ahsan tak diunggulkan. Dia harus tampil dari babak pertama dengan babak gugur pada drawing 64 pasangan. Dia tampil bersama Rian Agung Saputro dengan peringkat 30 dunia.

"Targetnya hanya ingin coba menang di setiap babak", jawab Ahsan seperti dikutip Badminton Indonesia.

Ahsan/Rian akan menghadapi lawan yang relatif lebih lemah, Nico Ruponen/Richard Eidestedt, asal Swedia. Laga itu akan menjadi duel pertama dua pasangan tersebut.

"Persiapannya sudah baik, tinggal nanti bagaimana di lapangannya saja," ungkap Ahsan.

"Kami sudah mencoba lapangan pertandingan sebanyak dua kali dan tidak ada masalah berarti dalam adaptasi. Angin dan lampu semuanya baik," Ahsan melanjutkan.

Selain Ahsan/Rian, empat wakil Indonesia lain yang harus bertarung sejak babak pertama adalah Tommy Sugiarto, Lyanny Alessandra Mainaky, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, dan Lukhi Apri Nugroho/Ririn Amelia.



(fem/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed