DetikSport
Selasa 13 Maret 2018, 12:33 WIB

Harapan Christian Hadinata di Asian Games: Juara Umum & Emas Ganda Campuran

Femi Diah - detikSport
Harapan Christian Hadinata di Asian Games: Juara Umum & Emas Ganda Campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Grandyoz Zafna/detikSport)
FOKUS BERITA: One on One: Owi/Butet
Jakarta - Belum adanya medali emas di sektor ganda campuran Asian Games dalam tempo 36 tahun meresahkan Christian Hadinata. Dia berharap besar, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menebusnya.

Ya, Indonesia tak lagi mendapatkan medali emas Asian Games dari sektor ganda campuran sejak 1982. Waktu itu, Christian meraihnya bersama-sama Ivana Lie.

Korea Selatan merajai dengan mengoleksi enam medali emas, beruntun sejak 1986 sampai 2002 dan 2010. Dua Asian Games, 2006 dan 2014, emas menjadi milik China: Zheng Bo/Gao Ling dan Zhang Nan/Zhao Yunlei.

"Sudah 36 tahun dan menjadi tuan rumah, mestinya menjadi motivasi ekstra buat Owi dan Butet untuk meraih medali emas. Sudah berapa puluh tahun tidak dapat emas dan sudah berpaa puluh tahun lagi baru menjadi tuan rumah kembali," kata Christian kepada detikSport.

[Baca Juga: Tontowi/Liliyana Menjaga Rasa Lapar di Asian Games]

"Satu hal lain, bisa jadi Asian Games ini mungkin menjadi Asian Games terakhir buat Owi dan Butet. Rasa-rasanya Asian Games empat tahun ke depan sudah ada penggantinya," ujar Christian yang mengoleksi empat medali emas dari dua nomor berbeda.

"Emas Asian Games menjadi satu-satunya medali emas yang belum didapatkan Owi dan Butet, bukan? Biar lengkaplah koleksi medali emas mereka dari turnamen bergengsi," dia menambahkan.

Christian Hadinata (kanan)Christian Hadinata (kanan) (PBSI)

Tak cuma itu, Christian mengingatkan kalau medali emas Asian Games nanti bakal kian istimewa dengan dilaksanakan pada Agustus. Seperti yang sudah-sudah, medali emas di bulan Agustus bsia menjadi kado spesial untuk hari ulang tahun Indonesia.

"Owi dan Butet memiliki kesempatan untuk memberikan kado ulang tahun untuk hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia," tutur dia.

"Saya yakin itu tak akan jadi beban buat pemain sekaliber mereka. Mereka memiliki kemampuan untuk mengubah beban dan tekanan menjadi motivasi. Mereka hanya perlu menjaga agar api semangat tetap menyala untuk terus berprestasi," Christian menambahkan.

[Baca Juga: Kans Tontowi/Liliyana Putuskan Kemarau Panjang di Asian Games]

Selain mengkhususkan harapan untuk Tontowi dan Liliyana, Christian sekaligus meminta agar PBSI mampu memanfaatkan semaksimal mungkin status tuan rumah pada Asian Games nanti. Dia menyimpan angan-angan agar Indonesia menjadi juara umum bulutangkis di Asian Games.

"Istora sudah baru, saya berharap agar ada lompatan prestasi baru di Asian Games: bulutangkis Indonesia juara umum!" Christian menegaskan.

[Gambas:Video 20detik]


(fem/krs)

FOKUS BERITA: One on One: Owi/Butet
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed