detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 07 Agu 2019 11:42 WIB

Ganda Campuran Setidaknya Harus Raih Perunggu Dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Mercy Raya - detikSport
Praveen JOrdan/Melati Daeva Oktavianti diharapkan meraih medali dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. (dok Humas PP PBSI) Praveen JOrdan/Melati Daeva Oktavianti diharapkan meraih medali dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. (dok Humas PP PBSI)
Jakarta - Pelatih ganda campuran pelatnas PBSI, Richard Mainaky, mematok target medali perunggu di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Dia menganggap sebagai miniatur Olimpiade 2020 Tokyo.

Di Kejuaraan dunia yang berlangsung di Basel, Swiss, 19-25 Agustus, Indonesia mengirimkan empat ganda campuran. Yakni, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Ronald Alexander/Annisa Saufika. Dari keempatnya, Richard berharap dua wakil Merah Putih menembus empat besar.

"Tetap target harus dikejar paling minimal semifinal," kata Richard ketika ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/8/2019).


Menurut Richard target itu dibuat mengacu medali Olimpiade 2020. Kejuaraan Dunia 2019 menjadi tes awal sebelum pebulutangkis ganda campuran benar-benar berlaga di Tokyo sebab lawan-lawan yang dihadapi merupakan undangan dari Badminton World Federation (BWF).

"Ini pra-Olimpiade. Masa saya sudah membuat banyak pemain masih ketar-ketir," kata kakak kandung dari Rexy Mainaky ini.

BWF sudah merilis undian resmi pada Senin (5/8) sore. Dari hasil undian, dua wakil ganda campuran Merah Putih langsung mendapat bye yakni Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria. Sementara itu, dua wakil lainnya harus berjuang sejak babak pertama yaitu Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Mereka akan menghadapi wakil Jerman, Marvin Seidel/Linda Efler. Keduanya belum pernah bertemu.

Selain itu, Ronald/Annisa Saufika akan melawan pasangan Belanda Robin Tabeling/Selena Piek. Di atas kertas, Robin/Selena unggul satu kali kemenangan. Pertemuan mereka terakhir tersaji di Thailand Open 2019. Pasangan Belanda itu menang 21-18, 21-17 atas Ronald/Annisa.

"Ini kan ada empat ganda campuran kami turunkan. Harapannya bisa saling jegal tapi lihat situasinya juga bagaimana. Jelas pengalaman dari zaman Minarti Timur, saya selalu loloskan dua pasang," kata Richard.



Ganda Campuran Setidaknya Harus Raih Perunggu Dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis


Simak Video "Jonatan Christie dan Praveen/Melati Senasib di Japan Open 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
NEWS FEED