detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 08 Sep 2019 20:21 WIB

Audisi Umum Pamit, Warganet Sindir KPAI dan Yayasan Lentera Anak

Femi Diah - detikSport
Foto: Novitasari Dewi Salusi/detikSport Foto: Novitasari Dewi Salusi/detikSport
Jakarta - Warganet heboh dengan keputusan PB Djarum Kudus untuk menyetop Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di Twitter. Mereka menyindir Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Yayasan Lentera Anak.

KPAI dan Yayasan Lentera Anak menuding adanya eksploitasi anak pada audisi umum bulutangkis yang dilangsungkan PB Djarum. Mereka bahkan turun ke area audisi dan kantor Djarum untuk menyampaikan aspirasi.

KPAI dan Yayasan Lentera Anak meminta sejumlah syarat, termasuk pergantian nama audisi, jika ajang pencarian bakat pebulutangkis itu tetap dilanjutkan. PB Djarum dan Yayasan Djarum sempat menyetujui usulan awal, namun dalam prosesnya ada permintaan tambahan setiap kali duduk satu meja. Djarum pun keberatan hingga tak ada kesepakatan.


Djarum memutuskan untuk menghentikan audisi hingga tercapai sebuah kesepakatan. Audisi bulutangkis itu ditiadakan mulai 2020.

Warganet menanggapi beragam keputusan Djarum itu. Mereka pun menyindir KPAI dan Yayasan Lentera Anak.

Seperti diungkapkan @Candra Malik.

"Sudah cukuplah, ya. Sudah 50 tahun PB Djarum mendukung pembinaan bulu tangkis di Indonesia. Sekarang giliran Yayasan Lentera Anak, KPAI, Kemenpora, dan pihak-pihak lain untuk mengambil alih peran ini. Semoga bisa, dan mau."

@mazzini_giusepe

Rame amat temlen ributin @KPAI_official emang itu lembaga apaan sih?
Apakah KPAI singkatan dari KOMISI PENGUBURIMPIAN ANAK INDONESIA?

@eko_kuntadhi

Esemka produksi anak bangsa, dinyinyiri anggota dewan. Audisi bulutangkis Djarum, agar anak berprestasi di ajang dunia, diprotes KPAI sampai berhenti. Siaran Netflix dan internet mau diatur KPI.
Orang2-orang ini makan gaji dari pajak, prestasinya cuma menghancurkan bangsa ini.



Simak Video "Suara Atlet Muda PB Djarum soal Penghentian Audisi"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com