detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 22 Mei 2020 20:54 WIB

Resmi! Indonesia Open Digelar 17 November 2020

Mercy Raya - detikSport
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi juara Indonesia Open 2019. Minions mengalahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Indonesia Open 2020 dijadwalkan bergulir November mendatang. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

BWF akhirnya merilis daftar turnamen terbaru mulai Agustus 2020. Indonesia Open termasuk yang disetujui bergulir 17-22 November.

Setelah menangguhkan hampir 13 turnamen mulai Mei hingga Juli, Badminton World Federation (BWF) akhirnya memutuskan untuk menggulirkan kembali turnamen mulai Agustus. Adapun turnamen pertama yang digulirkan adalah BWF World Tour Super 100 yaitu Hyderabad Open di Hyderabad, India, pada 11-16 Agustus 2020.

Sedangkan turnamen level Super 500 ke atas akan dimulai pada bulan September, diawali dengan Korea Open 2020. Korea Open 2020 akan diadakan di Seoul pada 8-13 September 2020. Sedangkan Indonesia Open 2020, yang merupakan turnamen level Super 1000, diputuskan bergulir 17-22 November 2020.

PP PBSI merespons keputusan BWF dengan positif. Pasalnya, perubahan jadwal sesuai dengan harapan organisasi bulutangkis nasional tersebut.

"Dengan keluarnya jadwal resmi dari BWF, maka PBSI bisa segera melakukan langkah-langkah persiapan mulai dari menyusun kepanitiaan, penentuan lokasi turnamen dan membuat beberapa alternatif konsep acara," ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, dalam rilis yang diterima detikSport, Jumat (22/5/2020).

"Dari awal kami mengajukan antara bulan September-Desember dengan pertimbangan suasana wabah COVID-19 mulai mereda. Kami rasa ini jadwal yang ideal, tidak mepet, tapi tidak juga terlalu jauh di akhir tahun karena ada turnamen BWF Tour Finals," dia menambahkan.

Menilik jadwal turnamen yang dirilis BWF, susunannya relatif cukup padat. Untuk itu, PBSI akan menyusun kembali program pengiriman pemain dengan skala prioritas.

"Dengan jadwal padat, tim Binpres (Pembinaan dan Prestasi) harus menyusun skala prioritas, atlet mana saja yang akan ikut turnamen apa saja. Namun ada beberapa turnamen yang masih akan dikonfirmasi lagi dari negara penyelenggara, salah satunya China," dia menjelaskan.

"Kami beruntung tetap melakukan karantina mandiri selama ini, jadi atlet masih bisa terkondisi dari sisi kebugaran dan feeling mainnya," ujar Budiharto.

Berikut jadwal turnamen yang telah dirilis oleh BWF:

Hyderabad Open 2020
11-16 Agustus 2020

Lingshui China Masters 2020
25-30 Agustus 2020

Taipei Open 2020
1-6 September 2020

Korea Open 2020
8-13 September 2020

China Open 2020
15-20 September 2020

Japan Open 2020
22-27 September 2020

Piala Thomas dan Uber 2020
Aarhus, Denmark, 3-11 Oktober 2020

Dutch Open 2020
6-11 Oktober 2020

Denmark Open 2020
13-18 Oktober 2020

French Open 2020
20-25 Oktober 2020

New Zealand Open 2020
20-25 Oktober 2020

Macau Open 2020
27 Oktober - 1 November 2020

SaarLorLux Open 2020
27 Oktober - 1 November 2020

Fuzhou China Open 2020
3-8 November 2020

Hong Kong Open 2020
10-15 November 2020

Blibli Indonesia Open 2020
17-22 November 2020

Syed Modi India International 2020
17-22 November 2020

Malaysia Open 2020
24-29 November 2020

Korea Masters 2020
24-29 November 2020

Thailand Open 2020
1-6 Desember 2020

India Open 2020
8-13 Desember 2020

BWF World Tour Finals
Guangzhou, Tiongkok, 16-20 Desember 2020

Sungkem sehat


Simak Video "Antusiasme Suporter di Laga Puncak Indonesia Open 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com