detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 01 Okt 2020 18:45 WIB

Tanpa Turnamen, PBSI Kesulitan Tentukan Pemain Promosi Degradasi

Mercy Raya - detikSport
Susy Susanti  dan Alan Budikusuma Susy Susanti bilang PBSI sudah menerapkan promosi-degradasi. (Foto: Femi Diah/detikSport)
Jakarta -

PP PBSI kesulitan menentukan promosi dan degradasi pemain menyusul tidak adanya turnamen delapan bulan belakangan. Situasi pandemi Corona mengubah segalanya.

Selepas All England 15 Maret lalu, pebulutangkis Indonesia dipastikan tanpa turnamen hingga akhir tahun. Selain karena banyak beberapa agenda mengalami pembatalan dan penundaan, faktanya tim Merah Putih juga menarik diri mengikuti turnamen penutup Denmark Open 2020.

Semua akibat pandemi COVID-19. Padahal, hasil-hasil turnamen selama satu musim menjadi salah satu penilaian tim PBSI dalam menentukan seorang pemain layak atau tidak dipertahankan di Pelatnas.

Kondisi itu pula yang membuat PBSI kesulitan. Bahkan, Kepala bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti, mengatakan belum bisa memberi penjelasan apapun sehubungan akan tetap diadakan atau tidak promosi degradasi tahun ini.

"Sekarang saya tak bisa kasih jawaban apapun. Nanti kalau ada rapat pengurus, setelah itu mungkin baru akan ada jawaban. Kapan tepatnya belum tahu," kata Susy kepada pewarta dalam sambungan telepon.

Peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona ini mengatakan pandemi Corona yang terjadi global membuat pihaknya banyak melakukan penyesuaian. Untuk itu, mereka perlu mendiskusikannya lebih lanjut di level pengurus.

"Masih ingin dibicarakan, ini keputusan secara keseluruhan pengurus. Situasi pandemi ubah semuanya. Sekarang kami masih dalam situasi ya mungkin masih diskusi," ujarnya.

"Kemarin (juga) ada beberapa hal yang membuat tak seperti normal. (Seperti) kepengurusan seharusnya berakhir Oktober, tapi karena seperti ini ada kemungkinan-kemungkinan lain. Sampai sekarang belum dengar apa-apa saya soal itu," lajutnya.

Meski begitu, Susy mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk mengikuti sesuatu aturan AD/ART PBSI.

"Jadi kalau dibilang saya akan ikut sesuai aturan AD/ART, (nanti bisa dilihat apakah promosi degradasi itu) memang harus ada atau situasi ini bisa dikecualikan," tutupnya.



Simak Video "Menpora Nengok Jonatan Christie cs Berlatih Demi Olimpiade 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com