detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 05 Nov 2020 19:50 WIB

Munas PBSI Sudah Mulai, Dibuka Menpora

Lucas Aditya - detikSport
Munas PBSI 2020 Munas PBSI sudah dimulai, dibuka Menpora Zainudin Amali. (Foto: dok.PBSI)
Jakarta -

Musyawarah Nasional PBSI 2020 sudah dimulai. Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali yang membuka acara itu.

Zainudin Amali membuka Munas PBSI 2020 secara virtual di hadapan keluarga besar PBSI di JHL Hotel, Tangerang.

Munas PBSI 2020 dipimpin oleh Ketua Umum PP PBSI Wiranto, juga dihadiri oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. Sedangkan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari juga hadir secara virtual.

Munas PBSI kali ini mempunyai tema 'Dengan Semangat Persatuan Nasional Menuju Puncak Prestasi Dunia'. Selama dua hari, 5-6 November 2020, Munas PBSI berlangsung.

Agenda Munas hari pertama adalah Sidang Pleno I dan II yang berisi Pembukaan Sidang, Laporan Dewan Pengawas, Laporan Pertanggungjawaban PP PBSI masa bakti 2016-2020 dan sebagainya.

Pemilihan ketua umum PP PBSI periode 2020-2024 akan dilangsungkan besok, setelah laporan tim penjaringan bakal calon ketua umum.

"Pada munas kali ini dengan berat hati saya tidak lagi mencalonkan diri sebagai ketua umum, dengan pertimbangan ingin lebih fokus sebagai ketua Dewan Pertimbangan Presiden," kata Wiranto dalam rilis yang diterima detikSport.

Wiranto juga mengungkap alasa Munas PBSI tetap digelar di tengah pandemi virus Corona.

"Awalnya munas mau ditunda tahun depan karena pandemi, tetapi setelah kami pertimbangkan, kami tidak tahu kapan pandemi akan berakhir, ada waktu yang tidak bisa kita tentukan. Berdasarkan arahan dari Presiden Jokowi, bahwa kegiatan yang sudah direncanakan dapat dilaksanakan dengan catatan memenuhi protokol kesehatan," kata Wiranto.

Zainudin Amali mengungkap bahwa PBSI bisa menjadi teladan untuk induk organisasi olahraga yang lain.

"PBSI adalah contoh organisasi dengan tata kelola yang bisa dicontoh cabang-cabang lain. PBSI bisa jadi benchmark, saya setuju, insyaallah Munas ini akan menghasilkan keputusan dan rekomendasi terbaik. Pemerintah menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru nanti," tutur Zainudin.

"Namanya musyawarah, semua bisa dimusyawarahkan, tidak ada alasan terpecah, sekali ada pengkubuan, perpecahan, maka energi kita akan habis untuk mengurusi konflik. Organisasi olahraga bukan organisasi politik. Kita bikin teduh, tenang dan yang paling penting bagaimana memikirkan prestasi ke depan," kata Zainudin lagi.



Simak Video "Indonesia Bidik Wisata Olahraga Sebagai Sumber Devisa Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com