detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 17 Des 2020 14:10 WIB

BWF World Tour Final 2020 Jadi Kesempatan Kevin/Marcus Pecah Telur

Mercy Raya - detikSport
Marcus Fernaldi Gideon, left, and Kevin Sanjaya Sukamuljo of Indonesiaand wave from the podium after loosing to Yuta Watanabe and Hiroyuki Endo of Japan in the Mens Doubles final match at the All England Open Badminton tournament in Birmingham, England, Sunday, March 15, 2020. The Japanese team won 2-1. (AP Photo/Rui Vieira) BWF World Tour Final 2020 Jadi Kesempatan Kevin/Marcus Pecah Telur (AP Photo/Rui Vieira)
Jakarta -

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi memprediksi BWF World Tour Final 2020 menjadi kesempatan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Mercus Fernaldi Gideon jadi juara. Apalagi setelah sekian lama mereka tak bertanding.

Bagi Kevin/Marcus, BWF World Tour Final bisa dibilang momok yang harus dihilangkan. Bagaimana tidak, sejak Dubai World Superseries Final 2016 hingga 2019, mereka sama sekali belum mengecap gelar di turnamen penutup tahun tersebut.

Terakhir kali Kevin/Marcus menutup tahun 2019 dengan menjadi semifinalis BWF World Tour Finals. Mereka disingkirkan ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Merespons itu, Herry optimistis, atletnya punya motivasi lebih untuk bisa menjadi juara. Apalagi setelah sekian lama tidak ada pertandingan.

"Saya yakin mereka tetap ada keinginan (menjadi juara). Dengan lama tak ada pertandingan juga ada pengaruh positif. Kalau yang lalu kan pertandingan itu beruntun sebulan atau dua bulan sekali bertanding. Nah, ini lama tak ada pertandingan mungkin motivasinya lebih. Jadi lebih ingin (juara)," kata Herry kepada pewarta di Hotel Fairmont Jakarta.

Herry menjelaskan, hal paling penting saat ini ialah mengatur agar atlet tak jenuh. Sebab, ada tiga turnamen di satu negara dalam tiga pekan sekaligus bisa membuat atlet jenuh.

"Untuk itu, yang saya tekankan kualitas fokus dan konsentrasi mereka harus lebih ditingkatkan. Itu yang pertama," ujarnya.

"Kedua, sudah ada pembicaraan harus ada strategi. Artinya enggak bisa kita semuanya bisa diambil. Mau (turnamen) pertama, kedua, atau terakhir. Ya kita harus atur pemainnya siapa-siapa saja (yang ditargetkan untuk turnamen apa)," dia menjelaskan.

Di sisi lain, Herry juga tak ingin terlalu memfokuskan semua beban di BWF World Tour Final ini kepada Kevin/Marcus. Dia membebaskan atletnya bersaing.

"Nanti kalau terlalu fokus ke Kevin/Marcus yang lain malah terabaikan. Saya melihat secara keseluruhan yang penting Indonesia meski mereka memang saya ditargetkan. Ambil contoh seperti kemarin Kejuaraan Dunia 2019, saya menargetkan Kevin/Marcus yang bisa meraih gelar ternyata Ahsan/Hendra," dia menegaskan.

(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com