detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 07 Jan 2021 18:11 WIB

Tim Bulutangkis Indonesia Jalani Tes Swab Kedua di Thailand

Mercy Raya - detikSport
Aktivitas Tim Bulutangkis Indonesia di Thailand, untuk menghadapi Yonex Thailand Terbuka pada 12-17 Januari dan Toyota Thailand Terbuka (19-24 Januari). Tim Bulutangkis Indonesia Jalani Tes Swab Kedua di Thailand. Foto: Dok. PBSI
Jakarta -

Pebulutangkis Indonesia kembali menjalani tes swab di Thailand usai menjalani masa karantina selama empat hari. Tes ini merupakan kali kedua setelah terakhir kali pada 4 Januari lalu.

Skuad Merah-Putih tengah berada di Negeri Gajah Putih untuk mengikuti tiga turnamen secara simultan di Impact Arena. Diawali dua ajang berkategori BWF Super 1000, yaitu Yonex Thailand Open pada 12-17 Januari dan Toyota Thailand Open (19-24 Januari), kemudian BWF World Tour Finals 2020 pada 27-31 Januari bagi pemain top ranking 8.

Aktivitas Tim Bulutangkis Indonesia di Thailand, untuk menghadapi Yonex Thailand Terbuka pada 12-17 Januari dan Toyota Thailand Terbuka (19-24 Januari).Salah satu sesi latihan tim Bulutangkis Indonesia di Thailand. Foto: Dok. PBSI

Kini, setelah memasuki hari keempat hari persiapan dan karantina, Fajar Alfian cs diminta untuk kembali menjalani tes kesehatan. Tes ini dilakukan setelah mereka melakoni latihan Kamis (7/1), mulai pukul 17.00 waktu setempat.

Ini adalah tes kedua yang dijalani pemain tim bulutangkis Indonesia sejak mereka menginjakkan kaki di Bangkok. Tes pertama dilakukan saat mereka datang, di awal pekan. Saat itu, hasilnya negatif semua.

"Panitia benar-benar menerapkan aturan protokol kesehatan ketat. Usai latihan hari ini, pemain langsung menjalani test PCR," kata Aryono Miranat, manajer tim bulutangkis Indonesia, dalam rilis PBSI.

Sementara itu, pebulutangkis ganda campuran Melati Daeva Oktavianti, mengakui ada rasa kurang nyaman dengan protokol kesehatan yang diterapkan tuan rumah.

"Rasanya memang kurang nyaman sih swab test berkali-kali. Tetapi ini harus dilakukan untuk kesehatan bersama. Semoga kita selalu dalam keadaan sehat," katanya.

Aktivitas Tim Bulutangkis Indonesia di Thailand, untuk menghadapi Yonex Thailand Terbuka pada 12-17 Januari dan Toyota Thailand Terbuka (19-24 Januari).Tim Bulutangkis Indonesia di Thailand. Foto: Dok. PBSI

Hal ini serupa dirasakan Anthony Sinisuka Ginting, salah satu pemain di tim bulutangkis Indonesia. Menurutnya, Thailand benar-benar memiliki komitmen untuk menyelenggarakan turnamen ini dengan baik agar pemain tidak terpapar COVID-19.

"Mereka benar-benar strict dalam peraturan dan protokol kesehatan," ucap Ginting.

"Yang pasti rasanya excited karena sudah tidak bertanding selama sembilan atau sepuluh bulan. Pasti cukup kangen untuk menampilkan permainan terbaik," ungkap pemain berusia 24 tahun tersebut menyoal atmosfer pertandingan.

(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com