Greysia/Apriyani Gagal ke Semifinal karena Kelewat Pede

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 30 Jan 2021 06:35 WIB
Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar nomor ganda putri Daihatsu Indonesia Masters 2020. Mereka juara usai melewati duel tiga gim di final.
Kelewat Pede, sebab Greysia/Apriyani Gagal ke Semifinal (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta -

Pelatih ganda putri Eng Hian mengevaluasi penampilan Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai gagal melangkah ke semifinal. Dia menyebut, atletnya terlalu percaya diri.

Greysia/Apriyani tak bisa memanfaatkan kesempatan saat menghadapi Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia) pada babak penyisihan grup BWF World Tour Finals 2020.

Mereka yang sejatinya hanya tinggal merebut satu gim, justru kalah dua gim langsung dari Mei Kuan/Meng Yean. Juara Yonex Thailand Open itu kalah 13-21, 17-21 dalam waktu 49 menit.

Menurut Eng Hian, kekalahan anak didiknya dari pasangan Malaysia karena terlalu percaya diri sebelum turun ke lapangan. Hal itu jadi bumerang buat mereka sendiri.

"Greysia/Apriyani hari ini tidak siap mental untuk bertanding, ada perasaan terlalu confidence di awal pertandingan. Ini yang malah menjadikan bumerang untuk mereka sendiri, pada saat mereka tidak dapat mengatasi situasi di lapangan," kata Eng Hian dalam rilis PBSI.

Koh Didi, demikian Eng Hian karib disapa, sekaligus menegaskan tak ada masalah sama sekali soal fisik atletnya. Fokus evaluasinya pada mental.

"Tidak ada penurunan. Masalahnya hanya tidak menunjukkan mentalitas sebagai pemain juara. Seharusnya pemain selevel mereka sudah lebih berpikir positif," ujarnya menyoal penurunan kondisi fisik Greysia/Apriyani.

Anthony Akhirnya Menang, meski Tetap Tersingkir di Tour Finals

Sementara itu di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting meraih kemenangan pertama di turnamen akhir Leg Asia ini. Ginting menang atas Lee Zii Jia (Malaysia), dengan rubber game, 21-12, 15-21, 21-13.

Meskipun menang, peluangnya untuk maju ke semifinal sudah tertutup. Ini karena pada dua pertandingan penyisihan sebelumnya, dia kalah dari Viktor Axelsen (Denmark) dan Chou Tien Chen (Taiwan).

"Saya bersyukur kepada Tuhan bahwa saya dapat menyelesaikan permainan dengan baik dan tanpa cedera. Saya merasa sangat kecewa karena tidak berhasil mencapai semifinal. Jadi setelah kalah dari Chou, saya mencoba melupakan kekalahan, karena masih memiliki satu pertandingan lagi untuk dimainkan," ungkap Ginting.

"Saya ingin mencoba lagi dan melakukan yang terbaik. Saya mencoba menikmati pertandingan hari ini. Saya merasa senang karena saya yakin saya bisa menang. Saya telah menghadapi Lee dua kali sebelumnya, jadi saya bersiap untuk pertandingan dan saya tidak ingin membuat kesalahan," tambahnya.

(mcy/aff)