detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 28 Feb 2021 18:00 WIB

Undian All England Kevin/Marcus Aman, Herry IP: Jangan Lengah

Mercy Raya - detikSport
Marcus Fernaldi Gideon, left, and Kevin Sanjaya Sukamuljo of Indonesiaand wave from the podium after loosing to Yuta Watanabe and Hiroyuki Endo of Japan in the Mens Doubles final match at the All England Open Badminton tournament in Birmingham, England, Sunday, March 15, 2020. The Japanese team won 2-1. (AP Photo/Rui Vieira) Undian All England Kevin/Marcus Aman, Herry IP: Jangan Lengah (AP)
Jakarta -

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi menilai hasil undian All England 2021 untuk Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon cukup menguntungkan. Tapi tidak bagi seniornya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Kenapa?

Indonesia menurunkan tiga pasang di sektor ganda putra All England di Birmingham, 17-21 Maret mendatang. Selain pasangan nomor satu dan dua dunia Kevin/Marcus serta Hendra/Ahsan, PBSI juga menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Dari hasil undian ketiganya, nasib Kevin/Marcus dinilai relatif aman.

"Undian ganda putra bagus ya, dengan ada beberapa pemain yang tidak ikut dari China, Taiwan, dan Korea, Kevin/Marcus karena seeded pertama agak menguntungkan," kata Herry kepada detikSport.

"Akan tetapi kita tak boleh lengah jadi kita harus step by step, lawannya harus satu-satu kita dihadapi. Justru Hendra/Ahsan yang poolnya agak berat," ujarnya.

Menukil hasil undian BWF, Kevin/Marcus yang berada di bagan atas akan menghadapi pasangan Jerman, Jones Ralfy Jansen/Peter Kaesbauer. Jika mulus, juara All England 2017 dan 2018 itu akan berjumpa pemenang antara Philip Chew/Ryan Chew dengan Christo Popov/Toma Junior Popov.

Keduanya baru akan betemu unggulan jika mulus sampai perempatfinal dan semifinal. Seperti Satwiksairaj Rankiredsy/Chirag Sehtty (6), Takeshi Kamura Keigo Sonoda (3) atau Marcus Ellis/Chris Langridge (8).

Sedangkan Hendra/Ahsan yang berada di bagan bawah kembali bertemu pasangan Inggris, Ben Lane/Sean Vendy di 32 besar. Dari head to head keduanya, Hendra/Ahsan 1-0 dari pasangan peringkat 18 dunia itu.

Pasangan gaek ini berpotensi bertemu kompatriotnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di perempat final. Tapi jika keduanya mulus sampai delapan besar.

Kemudian, juara All England 2019 itu berpeluang bertemu unggulan empat Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (4). Hendra/Ahsan menang enam kali dari delapan pertemuan mereka.

"Ya harus lebih fokus konsentrasi, tetap kita jaga, itu yang pertama. Kedua protokol kesehatannya harus dijaga karena COVID-19 masih ada di mana-mana," ungkap Herry soal treatment khusus jelang All England.

Ya, meskipun atlet-atlet proyeksi All England sudah mendapat vaksin tahap pertama, faktanya Kevin belum mendapatkan vaksinasi COVID-19. Ia baru saja terpapar pada akhir tahun lalu.

"Sesuai peraturan kalau pernah COVID-19 itu setelah tiga bulan baru bisa divaksin. Jadi mungkin setelah All England dia (Kevin) vaksinasinya," tuturnya.

"Masih ada (khawatir) tapi dengan kejadian kena COVID -19 dia jaga banget. Jadi benar-benar jaga disiplin individunya karena sudah ada pengalaman."

Simak juga video 'The Dynamic Duo Kevin/Marcus Hadir di d'Happening':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com