Cerita Pramudya/Yeremia ke Semifinal Spain Masters 2021, Singkirkan Unggulan Pertama

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 22 Mei 2021 14:00 WIB
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (PBSI)
Jakarta -

Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan pijak semifinal usai singkirkan unggulan pertama. Apa rahasianya?

Bertanding di Palacio de Deportesm Carolina Marin, Huelva, Pramudya/Yeremia harus berjumpa unggulan pertama asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen di babak perempatfinal turnamen super 300.

Lawan lebih difavoritkan menang selain menempati unggulan pertama, dari ranking kedua pasangan ini memiliki selisih ranking jauh. Astrup/Rasmussen menempati peringkat 12 dunia, sementara pelapis Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon ini berada di ranking 54 dunia.

Meskipun begitu, Pramudya/Yeremia tak gentar. Sejak awal mereka sudah pasang strategi main ngotot sejak awal. Hasilnya pun dibuktikan. Meskipun sempat diimbangi di game kedua, mereka berhasil menuntaskan laga rubber dengan skor 21-17, 15-21, 21-11.

"Sebelum main, saya dan Pram sudah ngobrol. Kami memang mau ngotot dari gim pertama," ujar Yeremia menyoal rahasia strateginya dalam rilis PBSI.

"Di gim kedua kami sempat unggul tapi entah mengapa tiba-tiba komunikasi kami tidak berjalan baik. Fokus juga goyah, akhirnya mereka bisa membalikkan keadaan dan terus unggul," tambahnya.

Beranjak ke gim ketiga, Pramudya/Yeremia diinstruksikan untuk lebih bermain fokus dan pegang bola depan oleh pelatihnya, Aryono Miranat.

"Di gim ketiga Koh Ar (Aryono Miranat, pelatih ganda putra) bilang untuk bermain lebih fokus dan lebih berani untuk main depan. Pram juga diminta terus di depan karena dia lebih mematikan di area itu," Yeremia mengungkapkan.

"Saya akhirnya lebih enak cover di belakang. Menyerangnya juga lebih enak. Koh Ar juga menyuruh saya untuk mencecar Rasmusen. Itu kunci kemenangan hari ini," lanjutnya.

Kemenangan ini diakui Pramudya/Yeremia sebagai buah dari kerja keras mereka selama masa persiapan di Pelatnas PBSI Cipayung. Mereka banyak menambah jam latihan sendiri. "Saya rasa apa yang kami lakukan itu mulai berpengaruh pada penampilan kami terutama di turnamen ini," tutur Pramudya.

"Kami punya visi dan misi yang sama. Jadi kami sepakat untuk berjuang bersama juga. Kami yakin apa yang kami tanam saat ini akan kami tuai nantinya," ujarnya kemudian.

Di babak semifinal, Pramudya/Yeremia akan memperebutkan tiket final melawan ganda Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov. Keduanya belum pernah bertemu dalam turnamen internasional. Namun, laga berpotensi sengit karena sesilih ranking keduanya tak cukup jauh. Ganda Prancis menempati peringkat 42.

Semifinal Spain Masters 2021 akan berlangsung Sabtu (22/5/2021) mulai pukul 14.00 waktu lokal. Laga Pramudya/Yeremia vs duo Popov akan tersaji di lapangan 1 sebagai penampil kelima.

(mcy/aff)