6 Ganda Putra Diprediksi Bikin Kejutan di Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Selasa, 25 Mei 2021 12:20 WIB
JAKARTA, INDONESIA - JULY 03:  Vladimir Ivanov and Ivan Sozonov of Russia compete against Kasper Antonsen and Niclas Nohr of Denmark during the Mens Doubles Round 1 match on day one of the Blibli Indonesia Open at Istora Gelora Bung Karno on July 3, 2018 in Jakarta, Indonesia.  (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)
6 ganda putra yang diprediksi akan bersinar di Olimpiade Tokyo, Vladimir Ivanov dan Ivan Sozonov salah satunya. (Foto: Getty Images/Robertus Pudyanto)
Jakarta -

Badminton World Federation (BWF) memprediksi ada 6 ganda putra yang bakal membuat kejutan di Olimpiade Tokyo. Siapa saja?

Indonesia sudah memastikan dua pasangannya di sektor ganda putra bulutangkis di Olimpiade 23 Juli-8 Agustus.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Saat ini, mereka menempati peringkat satu dan dua pada kualifikasi multiajang olahraga empat tahunan tersebut.

Meskipun begitu, mereka juga wajib mewaspadai sejumlah pasangan di luar pesaing berat mereka seperti Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China), Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), dan pasangan yang menjadi sorotan di awal tahun karena raih tiga gelar dalam tiga pekan, Lee Yang/Wang Chi-lin.

Nama-nama yang dinilai bakal menjadi kuda hitam dan membuat posisi pasangan andalan Indonesia terjungkal di Olimpiade Tokyo. Menukil laman BWF, tercatat ada enam pasangan yang berpotensi mengembalikkan keadaan sejumlah pemain papan atas. Berikut daftar nama-namanya:

1. Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty

Dua India ini bisa disebut sebagai pasangan yang memiliki kemampuan dan kecepatan yang serba bisa. Shetty ialah pemain yang pintar di depan net, sedangkan Rankireddy mampu melakukan smes tersulit dalam permainan.

Semifinal Thailand Open dan Swiss Open 2021 menjadi bukti bahwa mereka mampu menunjukkan skill terbaik permainan mereka usai mengalahkan sejumlah 10 pasangan teratas (kecuali Kevin/Marcus dan Kamura Sonoda).

Duo India ini sadar memiliki kesempatan utnuk meraih medali. Terlebih pelatih mereka, Mathias Boe, dapat diandalkan dan membimbing mereka dalam situasi sulit.

2. Aaron Chia/Soh Wooi Yik

Sejak menjadi finalis All England 2019, Aaron/Soh menjadi pasangan yang diperhitungkan karena perfomannya yang cukup menarik dan gaya permainan mereka yang klasik dan tajam.

Pada Januari 2021, mereka memang langsung kalah di babak pertama Thailand Open I, tapi mereka bangkit dan menjadi finalis Thailand Open II pada pekan berikutnya. Bagaimana dengan Olimpiade Tokyo?

Simak juga 'Kesiapan Jepang 2 Bulan Jelang Pembukaan Olimpiade Tokyo':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2