Anthony Ginting Tak Mau Antusiasme Tinggi Jadi Bumerang di Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Kamis, 01 Jul 2021 19:15 WIB
Anthony Sinisuka Ginting menuju Olimpiade Tokyo 2020.
Anthony Sinisuka Ginting tak mau antusiasme tinggi menjadi bumerang di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: dok.PBSI)
Jakarta -

Anthony Sinisuka Ginting antusias menghadapi Olimpiade Tokyo 2020. Tapi, dia juga tak mau hal itu menjadi bumerang.

Anthony bersama 10 pebulutangkis lainnya akan tampil di Olimpiade yang akan berlangsung 23 Juli sampai 8 Agustus 2021. Sejauh ini, ia terus mengasah kemampuan sebelum bertolak ke Jepang pada 8 Juli mendatang.

Diketahui sebelum bertanding di Olimpiade, PBSI akan lebih dulu mengirim pebulutangkis ke Kumamoto guna menjalani training camp. Tujuannya sebagai adaptasi dan aklimatisasi sebelum berlaga.

"Setelah simulasi (Olimpiade) persiapan berjalan sudah bagus. Masih ada waktu sekitar tiga minggu untuk meningkatkan lagi dari segi fisik dan segalanya, masih bisa digeber lagi apa yang masih kurang," kata Anthony menyoal persiapannya dalam rilis PBSI.

Namun, tampil sebagai debutan di pesta olahraga terakbar tak menutup antusiasme Anthony untuk memberikan yang terbaik. Tapi, juara Indonesia Masters 2018 itu juga tak ingin berlebihan menanggapinya.

"Pasti excited karena siapa yang tidak mau main Olimpiade? Tapi tetap saya manage pikiran juga, jangan terlalu berlebihan tapi jangan terlalu turun juga karena belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya," dia mengungkapkan.

"Kadang kalau terlalu excited banget, semangat menggebu-gebu malah tidak bisa kontrol di lapangannya. Sekarang saya mencoba enjoy dan menikmati suasana prosesnya dari mulai persiapan, latihan sampai di sana nanti," Anthony menambahkan.

Beruntung, pemain kelahiran Cimahi itu mendapat sokongan dukungan dari rekan-rekan tunggal putra dan PBSI terutama dalam membantu program latihan, begitu juga dengan keluarga yang terus memberikan motivasi.

Selain itu, pemain berusia 25 tahun ini berusaha menghidupkan kembali memori-memori turnamen terdahulu ketika bermain dengan perfoma terbaiknya. Semangat inilah yang akan dia bawa menuju Olimpiade Tokyo 2020.

"Saya mencoba mengingat kembali momen-momen di mana saya bisa bermain bagus dengan fighting spirit yang tinggi. Misalnya seperti di minggu-minggu Asian Games 2018 atau di China Terbuka 2018. Diingat-ingat lagi bagaimana bisa sampai di titik itu. Semangatnya mau saya bawa ke Olimpiade nanti," kata Anthony.



Simak Video "Pandemi Corona, Taufik Hidayat Ingatkan Atlet Indonesia di Olimpiade Jaga Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)