Kevin Cordon, Pebulutangkis Guatemala Pertama yang Lolos ke Semifinal Olimpiade

Bayu Baskoro - Sport
Sabtu, 31 Jul 2021 08:28 WIB
CHOFU, JAPAN - JULY 29: Kevin Cordon of Team Guatemala reacts as he competes against Mark Caljouw of Team Netherlands during a Men’s Singles Round of 16 match on day six of the Tokyo 2020 Olympic Games at Musashino Forest Sport Plaza on July 29, 2021 in Chofu, Tokyo, Japan. (Photo by Lintao Zhang/Getty Images)
Atlet tunggal putra badminton Guatemala, Kevin Cordon. (Foto: Getty Images/Lintao Zhang)
Tokyo -

Sejarah baru dicetak Kevin Cordon pada cabang badminton Olimpiade 2020. Dia menjadi pebulutangkis Guatemala pertama yang lolos ke semifinal.

Cordon menjadi kuda hitam di sektor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020. Atlet 34 tahun itu secara mengejutkan mampu menembus ke fase grup dengan status juara Grup C berkat kemenangan atas wakil Meksiko, Lino Munoz, serta Ng Ka Long Angus (Hong Kong).

Di babak 16 besar, Cordon mampu mengatasi Mark Caljouw dari Belanda dalam pertarungan tiga set. Pebulutangkis peringkat 59 dunia itu melaju ke perempatfinal dan bertemu wakil Korea Selatan, Heo Kwang Hee.

Duel Kevin Cordon dengan Heo Kwang-hee digelar di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7/2021) pagi WIB. Cordon secara mengejutkan mengungguli permainan atlet rangking 37 dunia tersebut.

Pada gim pertama, Cordon tampil dominan dan berhasil unggul 21-13. Laju anak asuh dari pelatih asal Indonesia, Khadafi, itu tidak terbendung di gim kedua dan berhasil mengakhiri duel dengan skor 21-18.

Kemenangan dua set langsung itu mengantarkan Cordon ke babak semifinal. Dia menjadi atlet Guatemala pertama sepanjang sejarah yang melaju ke empat besar cabor badminton Olimpiade.

Keberhasilan ini jelas menjadi prestasi tersendiri buat Cordon dan negaranya. Dia sekarang berpeluang menambah medali untuk Guatemala di Olimpiade 2020.

Dari 14 kali keikutsertaan Guatemala di Olimpiade sejak 1952, negara Karibia itu baru meraih satu medali dari semua cabang olahraga. Satu-satunya medali tersebut diraih atlet jalan cepat, Erick Barrondo, yang mendapat perak pada Olimpiade London 2012.

Di babak semifinal, Kevin Corodon akan menghadapi pemenang antara Viktor Axelsen dari Denmark melawan Shi Yuqi (Republik Rakyat China).



Simak Video "Kasus Baru Melonjak! Corona Varian Delta Hantui Olimpiade Tokyo"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/cas)